Puisi: Kaukah yang Berlari dan Berteriak? – Isbedy Stiawan ZS (l. 1958)

Isbedy Stiawan ZS (1958)
Kaukah yang Berlari dan Berteriak?

kaukah yang berlari ke tanah lapang
dan berdiri tegap di depan tiang bendera?

angin sepoi, langit putih menatap
matahari yang mulai cemerlang
anakanak berseragam sekolah
para tua berbalut baju lusuh
topi di kepala — mereka sedang
memandangi masa depankah,
ataukah mengenang silam
penuh mesiu dan bau darah?

siapa bisa lagi mengingat
di tanah lapang depan tiang bendera
kain warnawarni. lelaki di podium
duduk rapi. tak ada bisa membaca
senyum dan tatapannya

hari ini, 17 Agustus, merah putih
pesta. tapi tiada pora. meriah
dalam balutan gagah. tapi siapa
mengira yang lain sudah lupa
warna bendera. tak hafal lagu
yang sering dinyanyikan anakanak
di dalam kelas atau upacara senin pagi

memanggilmanggil nama laut
menghitung bukitbukit garam
yang kian karam. ombak
kembali melempar ke laut lepas
atau sebagai yatim terlantar
di pantai berpasir

lagu itu dinyanyikan lagi
begitu syahdu
sumpah dibacakan ulang
begitu melanglang
ayatayat kemerdekaan
diproklamasikan
begitu ngiang

dan kaukah yang berdiri tegap
tanpa menatap
di dekat tiang bendera
dalam lagu kemerdekaan

“hari ini merdeka,
mungkin esok di penjara!”

 

Sumber: Padang Ekspres, Minggu 12 November 2017

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.