Puisi: Kota di Lorong Waktu – Remmy Novaris D.M. (l. 1958)

Remmy Novaris D.M. (l. 1958)
Kota di Lorong Waktu

Kota itu menyimpan kenangan kaki-kaki kecil dan tubuh telanjang,menye b e rangi gerimis di lepangan yang terbuka, dan berenang di kubanganlumpur, yang mereka percikkan dengan tawa yang berderai; tanpa perduli pada udara yang dingin dan kabut yang mulai turun menutup senja hari.

Kota itu telah kehila ngan kenangan dari setiap sudutnya, ket ika kak inyayang kukuh dengan sepatu sandalnya, menapaki setiap langkah,menyeberangi bayangannya sendiri, tak lagi ditemukannya dongeng dari kisah kanak-kanaknya.

Kota itu telah menyembunyikan masalalunya, di antara suara kelakson mobil dan motor di balik kabut asapkenalpot, yang membuatnya terusir dari jalan raya. Dengan sisa-sisalangkahnya yang gontai dan lelah, disaputnya seluruh keringat kenangandari wajahnya, jika memang tak ada lagi yang perlu diziarahinya, dari ruang waktu yang berbeda.

Dan kota itu pun kini mulai merabundi pelupuk matanya, tanpa meny i sakan sebuah lorong untuk kembali, meskipun hanya dalam sebuah kenangan, jika dirinya pernah berada disana, pada ruang waktu yang pernah ada….

Bandung-Jakarta 2009-2013

 

Sumber: Blog remmynovaris.blogspot.co.id.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.