Puisi: Kucing Terbang – Lamuh Syamsuar (l. 1987)

Lamuh Syamsuar (l. 1987)
Kucing Terbang

                     : baiq rizki melinda imansari


pulang ke Lombok
kau berubah jadi kucing hitam yang senang terbang
Mataram – Lenka, Lenka – Mataram

matamu masih lelah mengandung Jogja
menggoda lubang wayang-wayangku

kau berkata:
“jangan berpose seperti Chairil,
nanti kucomot dua bolamu, lalu kusantap dengan malu-malu

aku pulang bukan karena tergoda ikan asinmu yang tawar,
aku pulang tidak untuk mengajakmu berguling-guling di langit garam.

ya. aku tahu.
kau pulang untuk menjahit luka Mandalika
lalu mencuri benih Nyale, baragkali baik ditangkar Jogja

ah, aku merasa lahir dari rahim Rengganis
tidak ada jarak, tidak ada tangis
asinku asinmu, bulubulumu aku
selalu saja kutemukan tempat persembunyianmu

Lombok, 09 Februari 2015

Sumber: Mata Damar (Bening Pustaka, 2019)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.