Puisi: Malam Sepanjang Langkah – Adri Darmadji Woko (l. 1951)

Adri Darmadji Woko (l. 1951)
Malam Sepanjang Langkah

Sudah jam berapa hari?

Sepi juga di udara. Tak ada bunyi gagak. Tak ada bunyi merak. Tidak ada juga bunyi burung pekuburan. Semuanya seperti negeri dalam dongeng, dalam impian menjelang tidur. Tapi kita belum lagi mati. Kta masih saja memperingan langkah. Cobalah kau baca papan di sudut itu. Apa gerangan bahasanya? Apa gerangan maknanya? Percepatlah langkahmu. Ringan dan hati-hati. Jangan sampai kauinjak setangkai kembang yang gugur ke bumi. Barangkali masih ada juga gunanya. Buat kumbang, buat rama-rama.

Atau maukah kau pergi bersama serangga-serangga tanah, pergi bersama kecoak-kecoak, pergi bersama mereka menyusupi tanah menyusupi alam?

1975

Sumber: Penyair Muda di Depan Forum (DKJ, Jakarta, 1976)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.