Seno Gumira Ajidarma (l. 1958) Improvisasi untuk Lagu Penguburan Pada hari libur aku menulis puisi, menyiram bunga mawar, bicara dengan kura-kura Lantas tidur siang. Pada hari libur, kulupakan Timor Timur […]
Puisi
Puisi: Trompet – Seno Gumira Adjidarma (l. 1958)
Seno Gumira Adjidarma (l. 1958) Trompet – Dili, 12 November 1991 “Seharusnya kutiup kau malam itu.” Supaya orang-orang yang terbunuh bangkit lagi dari kematian? “Seharusnya kutiup kau malam itu.” Supaya […]
Puisi: Pagi – Seno Gumira Ajidarma (l. 1958)
Seno Gumira Ajidarma (l. 1958) Pagi tentang kabut, embun dan rumput tentang timur, angin dan matahari tentang desir, desau dan asap kemarin baru saja kau katakan : kita terlalu banyak […]
Puisi: Nyalakan Terus – Anas Ma’ruf (1922-1980)
Anas Ma’ruf (1922-1980) Nyalakan Terus Zaman mudaku masa ratapan Nasib berpalut duka kecewa Tercecer aku dalam perjuangan Merana dipalun hidup sengsara Sedang dirundung diarak untung Suluhku lah jauh berkelip di […]
Puisi: Dan Puisi – Refdinal Muzan (l. 1966)
Refdinal Muzan (l. 1966) Dan Puisi Ia telah hadir sebelum ia engkau lahirkan Pergumulan waktu, suntingan melati di ubun-ubun hari kerontang langkah menyusuri tandus keangkuhan, bahkan dalam sepi yang terkurung […]
Puisi: Mistis – Refdinal Muzan (l. 1966)
Refdinal Muzan (l. 1966) Mistis Engkau membawaku dalam langkah kanak yang kosong Kesiur angin malam, rimba semak belukar Temaram separuh bulan nyanyian jangkrik dan kunang-kunang Kembang harum setanggi,sepercik darah, sesayat […]
Puisi: Insulinde Senja – Refdinal Muzan (l. 1966)
Refdinal Muzan (l. 1966) Insulinde Senja I Mana ruang kita hadir kala kaki di sini menjejak menghirup langit untuk kembali menjelma sepasang burung dalam sebuah kurun yang beruntun II seberkas […]
Puisi: Aku Hadir di Hari Ini (10) – Hr. Bandaharo (1917-1993)
Hr. Bandaharo Aku Hadir di Hari Ini (10) berapa banyak teman yang mati nisan-nisan pekuburan berpacakan di semua penjuru. yang mati sakit didera deritanya sendiri, yang mati disambar petir atau […]
Puisi: Keyakinan – Rosihan Anwar (1922-2011)
Rosihan Anwar (1922-2011) Keyakinan Bila pun dibanting ke lembah duka Di sana disungkup gelap gulita Udara bagaikan mencekik rasa Sekalipun diderak seluruh tubuh Disergap dari segenap penjuru […]
