Sabiq Carebesth (l. 1985) Kepada Lampu-Lamput di Cikini Sebentar lagi aku harus berjalan Tinggal kau sendirian—bersama bayangan Aku tak persis tahu apa masih ada Seorang peduli pada kemuramanamu—lebih dariku. Lampu-lampu […]
Puisi
Puisi: Puisi tentang Puisi Jatuh Cinta – Doddi Ahmad Fauji (l. 1970)
Doddi Ahmad Fauji (l.1970) Puisi tentang Puisi Jatuh Cinta Kepada Litaniar Qonakis Iskandar Dan aku suka kau menyelakupikiran-mu lebih bijaksana dari Pancasilatapi lebih bengal dari anak-anak liar yang bangga dengan […]
Puisi: Tidak Bisa Kau Biarkan Matahari – Emha Ainun Nadjib (l. 1953)
Emha Ainun Nadjib Tidak Bisa Kau Biarkan Matahari Tidak bisa kau biarkan matahari Menyerap daun-daun Dan pohonan sampai ngungun (Di tanggamu seorang bergegas turun) Tidak bisa kau biarkan matahari Menyengat […]
Puisi: Kubakar Cintaku – Emha Ainun Nadjib
Kubakar cintaku
Dalam sampai sunyi-Mu
Agar lindap, agar tatap
dari hujung merapat
Puisi: Perempuan Berdiri – Anil Hukma (l. 1970)
Anil Hukma (l. 1970) Perempuan Berdiri Pada lengkung pelangi yang hampir habis. Aku berdiri Di atas kerlip kesadaran, cahaya melilit. Berputar-putar Membawa batu kristal. Mulai membuat tapak-tapak kaki Langkahku pasti […]
Puisi: Waktu Menganga – Anil Hukma (l. 1970)
Anil Hukma (l. 1970) Waktu Menganga Adakah mulut waktu. Kubertanya Serupa ayunan. Bergoyang dari tali samar Tahu-tahu kita tumbuh senti demi senti Tapi sesuatu menganga selalu. Melepaskan lalu menagih Kulihat […]
