Soeparwata Wiraatmadja (l. 1938) Kidung Malam Senja larut malam pun kan segera lewat Apa yang tersisa dari peredaran saat Simpanlah lelah dan kesalmu sementara ini Hangatkan diri dalam harap esok […]
Puisi
Puisi: Jalan Nusantara – Bur Rasuanto (1937-2019)
Bur Rasuanto (1937-2019) Jalan Nusantara dua buah karangan bunga diusung perlahan-lahan gerimis berderai di kaki senja menabur sendu di atas jalanan arakan yang bertahan sejak pagi memapak usungan ke tengah […]
Puisi: Salam pada Penguburan – Bur Rasuanto (1937-2019)
Bur Rasuanto (1937-2019) Salam pada Penguburan selamat jalan sahabat yang berani selamat jalan bersama taburan bunga dan tebaran senyum dari celah mata yang basah atas perjalanan yang agung wajah yang […]
Puisi: Liwat Tengah Hari – Bur Rasuanto (1937-2019)
Bur Rasuanto (1937-2019) Liwat Tengah Hari di sini berhadapan muka kekuasaan rampasan atas nama dan harga diri yang diatasnamakan di sini berhadapan muka topeng sempurna yang diperjualkan dan wajah-wajah yang […]
Puisi: Rumah Sakit Umum – Ama Achmad (l. 1981)
Ama Achmad (l. 1981) Rumah Sakit Umum Orang-orang mendatangiku dengan nyeri yang tak bisa lagi disembunyikan senyuman. Sebagian lain datang bersama kematian separuhnya pulang membawa banyak bahagia Telingaku menerima banyak […]
Puisi: Sentimentalia – Fitrah Anugerah (l. 1974)
Fitrah Anugerah (l. 1974) Sentimentalia Ada kebuntuan di antara kesetiaan Dan pengembaraan pikiran kosong Hiruk-pikuk tenggelam jalur gelap Prasangka menimbun. Oh sia-sia Seperti senja lindap dalam pepohonan Aku mengawal serangkaian […]
Puisi: Obat Nyamuk Bakar – Fitrah Anugerah (l. 1974)
Fitrah Anugerah (l. 1974) Obat Nyamuk Bakar Tarian asap sengak di udara pengap. Berkali-kali terbatuk-batuk Menyadari kemiskinan. Mengakui mimpi masih panjang tergelar Sepanjang malam membentukan umpatan kosong dan melayang tepuk […]
Puisi: Kepada Lampu-Lampu di Cikini – Sabiq Carebesth (l. 1985)
Sabiq Carebesth (l. 1985) Kepada Lampu-Lamput di Cikini Sebentar lagi aku harus berjalan Tinggal kau sendirian—bersama bayangan Aku tak persis tahu apa masih ada Seorang peduli pada kemuramanamu—lebih dariku. Lampu-lampu […]
Puisi: Puisi tentang Puisi Jatuh Cinta – Doddi Ahmad Fauji (l. 1970)
Doddi Ahmad Fauji (l.1970) Puisi tentang Puisi Jatuh Cinta Kepada Litaniar Qonakis Iskandar Dan aku suka kau menyelakupikiran-mu lebih bijaksana dari Pancasilatapi lebih bengal dari anak-anak liar yang bangga dengan […]
