Aldri Fajar (1994)Masak Ibu adalah penyair di depan wajan.Kita tiap hari menyantap sajian sebagai syairnya. Hari daging disajikan dalam potongan keciltanpa meminta kita menyisihkan untuk orang lain. Tak semua suka […]
Puisi
Puisi: Sajak Menjelang Kiamat, Kiamat dan Setelahnya – Joss Sarhadi
Joss SarhadiSajak Menjelang Kiamat, Kiamat dan Sesudahnya megaku mega sepipulang iake tenggarakaliku kali keringlarut iabah ke lautgunungku gunung hantunganga iagua batu bila sepi itu menghantulaut keringbatu lelehtak puisitak penyair adakah […]
Puisi: Pelabuhan Siang – Joss Sarhadi
Joss SarhadiPelabuhan Siang dari atas jembatanmuka kacatenggelam kalihitamaspal hitamlumpur muarakibarkan bendera tua ia tanah ia api ia sampah ia kucing ia perempuan ia adalah pelabuhan siangberbau tanahberbau apiberbai sampahberbau kucing […]
Puisi: Ketika Hari Minggu – Joss Sarhadi
Joss Sarhadi Ketika Hari Minggu engkau yang bergelantungan dalam bis kota mendengarkan serapahku engkau yang berselimut malam kedinginan menghangatkan tidurku engkaulah buah bibirku ketika engkau hentikan ceritamu langitku tipis membayangkan […]
Puisi: Rubai – Bukhari Aljauhari (Awal Abad XVII)
Bukhari Aljauhari (Awal Abad XVII)Rubai yang raja itu gembala manusia namanya dan manusia itu bukan ada gembalanya gembala domba itulah karena domba-dombanya domba itu bukan karena gembala adanya Sumber: Tajussalatin […]
Puisi: Matsnawi – Bukhari Aljauhari (Awal Abad XVII)
Bukhari Aljauhari (Awal Abad XVII) Matsnawi didengarlah olehmu hai yang budimanbudi itulah sungguh pohon ihsan karena ihsan itu peri budilahjika lain maka lain jadilahorang yang berbudi itu kayalahyang bukan berbudi […]
