• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Puisi: Awal September – Yunus Mukri Adi (l. 1941)

Posted on 20 Agustus 202020 Agustus 2020 by Editor

Yunus Mukri Adi (l. 1941) Awal September Angin rupanya telah menjelmakan transisiDi ruang pintu belakang. Anak kecil berteriak sendiriSuaranya kecil dipantulkan udara ke utaraKucium musim: terasa gerimis akan lebih lama […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, yunus mukri adi Leave a comment

Puisi: Sajak Kembang dan Kumbang – Yunus Mukri Adi (l. 1941)

Posted on 20 Agustus 202020 Agustus 2020 by Editor

Yunus Mukri Adi (l. 1941)Sajak Kembang dan Kumbang Cobakan kau nyanyiuntuk ini:air lumut jika musim pergimenggenang darahku –kembang pada pusara kumbang pada udaradalam cahayakehangatan! Cobakan kau nyanyihujan malam masih jauhlagi […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, yunus mukri adi Leave a comment

Puisi: Pulang – Hijaz Yamani (1933-2001)

Posted on 18 Agustus 202018 Agustus 2020 by Editor

Hijaz Yamani (1933-2001) Pulang datangnya di malam yang berkaca pada bulanhatinya lama merindukan cita di daratan jauhsewaktu tidak bisa pulang dan merajai hatilarutlah di penjelajahan kota dan malam yang dipantulkan […]

Posted in Puisi Tagged hijaz yamani, Puisi Leave a comment

Puisi: Suatu Kehadiran – Hijaz Yamani (1933-2001)

Posted on 18 Agustus 202018 Agustus 2020 by Editor

Hijaz Yamani (1933-2001) Suatu Kehadiran  – Kepada Arthum Artha Mula-mula kita masih cari yang belum jumpaSampai pada malam-malam larut memendam rasa mimpiSekali terwujud guratan-guratan di satu daerahYang jajarnya membatas samar-samar […]

Posted in Puisi Tagged hijaz yamani, Puisi Leave a comment

Puisi: Di Sebuah Tanjung – Hijaz Yamani (1933-2001)

Posted on 18 Agustus 202018 Agustus 2020 by Editor

Hijaz Yamani (1933-2001) Di Sebuah Tanjung sebuah tanjung – dataran pasir putih-putihujungnya keris ombak yang mendidihmatahari senja terkacakerdip mercu yang menyala angin dan dataran berciuman, sayangmenggigir nafas lelaki tua sepi […]

Posted in Puisi Tagged hijaz yamani, Puisi Leave a comment

Puisi: Lanskap Sungai – Hijaz Yamani (1933-2001)

Posted on 28 Juli 202018 Agustus 2020 by Editor

Hijaz Yamani (1933-2001) Lanskap Sungai– (bagi hari jadi kotaku ke-457) 1Kususuri lagi sekarangalur sungaimu sungaiku coklat susu(Kata kau kehidupan mulai di sini)mengapa beragamdan bertumpubergulat selalu 2Beginikah wajah alamwajah siangwajah malampinggir […]

Posted in Puisi Tagged hijaz yamani, Puisi Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Alfiyan Harfi Amir Hamzah Andy Sri Wahyudi Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo Husain Landitjing J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan M. Balfas Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani