• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Puisi: Selamat Tinggal Selamat Berjumpa – Benni Cung

Posted on 11 April 202011 April 2020 by Editor

Benni Cung Selamat Tinggal Selamat Berjumpa berhampiran dengan kereta tua brengsek menanggung derita, memintal papah kita tinggalkan semua di belakang lokomotif baja lari berlari, menyuruk kembali memanjati bukit dengan koor […]

Posted in Puisi Tagged Beni Cung, Benni Cung Leave a comment

Eh, GM Menulis Sajak Mbeling!

Posted on 11 April 202012 April 2020 by Editor

Oleh Hasan Aspahani JUDULNYA “Ode untuk Rambut Gondrong”. Ditulis September 1973. Saya tak menemukan sajak itu di kumpulan sajak lengkapnya 1961-2001. Tentu saja tidak. Sajak itu memang ditulis untuk sinis. […]

Posted in Anekdot Tagged Anekdot 1 Comment

Esai: Bab Pertama Sebuah Otobiografi yang Masih Mentah

Posted on 11 April 202011 April 2020 by Editor

Bab Pertama Sebuah Otobiografi yang Masih Mentah Oleh Yevgeny Yevtuscenko OTOBIOGRAFI seorang penyair adalah puisinya. Selebihnya hanya merupakan catatan kaki belaka. Seorang penyair adalah seorang penyair, hanya jika pembacanya dapat […]

Posted in Esai Tagged Esai, Yevgeny Yevtuscenko Leave a comment

Anekdot: SCB dan Pesangon

Posted on 11 April 202011 April 2020 by Editor

Oleh Doddi Ahmad Fauji INI kisah lumayan sensitif, tapi perlu juga kuceritakan, barangkali menjadi inspirasi, barangkali juga untuk memahami, tak ada manusia yang sempurna. “Kau terima pesangon berapa dari si […]

Posted in Anekdot Tagged Anekdot Leave a comment

Anekdot: Makan Tak Makan Asal Makan

Posted on 10 April 202010 April 2020 by Editor

Oleh Doddi Ahmad Fauji NAH, kami semeja di Hotel Topaz Bandung, setelah mengikuti sebuah acara. Di situ ada pelukis Isa Perkasa juga. “Ini wahabiyah, tapi tradisinya Nahdliyin!” kata Kang Acep […]

Posted in Anekdot Tagged Anekdot Leave a comment

Puisi: Namsan -Kinanthi Anggraini (l. 1989)

Posted on 10 April 202010 April 2020 by Editor

Kinanthi Anggraini (l. 1989) Namsan malam ini sebuah kunci kulempar di atas kota bersama lampu yang berkelip di bawah senja mereka hidup di tepian salju yang bertumpuk berongga di jaket […]

Posted in Puisi Tagged Kinanthi Anggraini, Puisi Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Alfiyan Harfi Amir Hamzah Andy Sri Wahyudi Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo Husain Landitjing J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan M. Balfas Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani