Medy Loekito (l. 1962) Cinta Sepi dalam sepi kutanam cinta bagai fatamorgana menjelang pagi di akhir kokok ayam yang pertama kau pergi, lalu sepi tinggal cinta melangkah pergi lewat jalan […]
Puisi: Kampung Naga – Medy Loekito (l. 1962)
Medy Loekito (l. 1962) Kampung Naga di sini keindahan bernyanyi tanpa ada telinga yang mendengar dan keramaian merebak tanpa pandang yang terengah tangga tanah basah adalah lambaian petani tua pada […]
Puisi: Upaya Menulis Sajak Cinta – Ramoun Apta
Ramoun Apta Upaya Menulis Sajak Cinta Pada sajak pertama, ingin ia menulis cinta Dengan segala maksud dan tujuannya. Sebab bila ingin akhir yang bahagia ia percaya Di awal jumpa cinta […]
Esai: Sapinya Al-Fian dan Kegigihan Kenangan
Oleh Hasan Aspahani DI dalam kepala seorang penyair, kenangan barangkali bisa juga berada dalam situasi yang senantiasa surealistis. Menyair bagi penyair itu adalah upaya untuk mengembalikan kenangan yang surealistis itu […]
Puisi: Surat Cinta – Meidy Loekito (l. 1962)
Meidy Loekito (l. 1962) Surat Cinta akan kutanam pokok-pokok melati di hatiku dan kuantar bunga-bunganya kepada hatimu (Feb. 1997) Sumber: Selendang Pelangi (IndonesiaTera, 2006)
Puisi: Di Hadapan Pedagang Panci Keliling – Ramoun Apta (l. 1991)
Ramoun Apta (l. 1991) Di Hadapan Pedagang Panci Keliling Dengan peribahasa yang lunak Lidah ketimbang tahi gigi, Kau bisikkan tentang panci baru ke telingaku. Lalu gemuruh pesta seakan menemu goyang […]
Esai: Doa Puisi Purnama Sari: Kompleksitas dalam Kelembutan
Oleh Hasan Aspahani TUBUH puisi sebagai teks punya daya tarik antara lain karena ia – seperti material spons – menyerap dan menyimpan lebih banyak makna daripada apa yang tampak terbaca […]
Puisi: Aku dan Debu – Taslim Ali (1916- …)
Taslim Ali Aku dan Debu Aku jelajah ini kota, simpang-siur jalannya. Tampak tangis darah dan daging, mengeluh jatuh ke debu: Bertemu debu dan debu. Aku jelajah gunung dan lembah: debu […]
Puisi: Pinggir Sawah – Trisno Sumardjo (1916-1969)
Trisno Sumardjo (1916-1969) Pinggir Sawah Kalau kita lintasi jalan yang lengang Di mana batang bambu melunglai lemah Bagai tanglung alam mengulur salam, Kita dengarkan sambil melenggang lalu Lenguh lembu di […]
