Diah Hadaning (1940 – 2021) Ilusi yang jatuh atas ranjangku lewat genting kaca yang menyatu dalam bayang-bayang bulan yang kutangkap dalam kidung di ujung senyap dan membuat malam jadi penuh […]
Puisi: Pohon-pohon Sisa Peradaban – Diah Hadaning (1940 – 2021)
Diah Hadaning (l. 1940) Pohon-pohon Sisa Peradaban pohon-pohon sisa peradaban berebut lahan di hatimu tumbuh dan tumbang tanpa sentuhan angin ranggas dan semi tanpa suara burung pagi pohon-pohon sisa peradaban […]
Puisi: Anak-anak yang Berubah – Diah Hadaning (1940 – 2021)
Diah Hadaning (l. 1940) Anak-anak yang Berubah anak-anak telah tumbuh oleh rabuk kimiawi anak-anak telah pintar bilang tidak dari advertensi siang malam layar kaca menyita akalnya menyita harmoni jiwa anak-anak […]
Puisi: Mitoni – Nugroho Adi (l. 1997)
Nugroho Adi (l. 1997) Mitoni Cengkir setengah utuh selembar jarik dan kerat rayap dalam perut ponakan, mana yang akan mengantarmu pada kenduri tujuh bulan? Doa-doa menyelubungi, langit atas dan langit […]
Puisi: Pulang – Nugroho Adi (l. 1997)
Nugroho Adi (l. 1997) Pulang Setajam mata pedang aku tumbuh di rahim petualang. Ibu memanggil, aku mendadak jadi putra kesayangan. Menjelajah leluk jazirah biar susah payah aku menemukan puing-puing jalan […]
Puisi: Mengenakan Kebimbangan Apa Kau Hari Ini? – Nugroho Adi (l. 1997)
Nugroho Adi (l. 1997) Mengenakan Kebimbangan Apa Kau Hari Ini? Kepalamu lemari kayu kau susun keinginan demi keinginan layaknya lipatan baju. Di sana pula kau bubuhkan kristal dari doa-doa orang […]
