Lamuh Syamsuar (l. 1987)Kucing Terbang : baiq rizki melinda imansari pulang ke Lombokkau berubah jadi kucing hitam yang senang terbangMataram – Lenka, Lenka – Mataram matamu masih lelah mengandung […]
Puisi: Gerak – Lamuh Syamsuar (l. 1987)
Lamuh Syamsuar (l. 1987)Gerak anjing hanya bisa jadi bangkaiseorang pelaut mendayungmenyebrangkan tubuhnya ke pulau impiandokter memberimu pil tidurmemberi mimpi untuk menyembuhkanmuseorang anak dilarang mencurisebiji benih di tanganmutumbuh jadi pohon doa […]
Puisi: Lubdaka (Kemalik Pura Lingsar) – Lamuh Syamsuar (l. 1987)
Lamuh Syamsuar (l. 1987)Lubdaka (Kemalik Pura Lingsar) ia seekor kupu-kupu kaca yang membatiksayapnya dengan pohon harap. ingin belajarmemberi maaf untuk dirinya yang belia sementara aku di sini ingin keluardari gelap. […]
Puisi: Suatu Ketika di Mandalika – Lamuh Syamsuar (l. 1987)
Lamuh Syamsuar (l. 1987)Suatu Ketika di Mandalika suatu malam di februariribuan kuda dan karavan besimenyusuri pegunungan kabutserupa ular-ular cahaya melilit hutan satu fajar di februaridi pesisir selatan LombokMandalika membelah dirijadi […]
Puisi: Kita Satu – Yuditeha (l. 1969)
Yuditeha (l. 1969)Kita Satu : layla Satu titik. Satu pertalian, yakin satu. Disuarakan dengan nada termanis dan dapat kudengar melewati batas pulau-pulau. Aku melihat dalam pikiran, kerudung hijaunya menawarkan […]
Puisi: Pintu Rumah – Yuditeha (l. 1969)
Yuditeha (l. 1969)Pintu Rumah Tak ada lagi suara berderitpapan kayu itu seperti merekatlalu mematri kisah silamkau lebih memilih lewat belakangtanpa perlu membukakarena segala telah menjadi duka. Masa depan tergambar warna […]
