Mawie Ananta Jonie (l.1940)Cerita untuk Nancy Tiba tiba di kota Kecamatan berletupan suara senapan,tiba tiba dari seluruh kaki gunung seperti datang penyerbuan. Tenang kata nenekmu itu bukan suara tembakan dari […]
Puisi: Ada yang Ingin Kukatakan – Mawie Ananta Jonie (l.1940)
Mawie Ananta Jonie (l.1940)Ada yang Ingin Kukatakan Mendung dan hujan turun di atas genteng rumah,mengetok kaca jendela irama gendang yang resah. Sebuah puisi kubiarkan terbengkalai di layar kaca,aku mencari tanda […]
Puisi: Di Sungai Depan Rumah, Aku Memancing Bayangan – Ali Sadli Salim (l. 1978)
Ali Sadli Salim (l. 1978)Di Sungai Depan Rumah, Aku Memancing Bayangan Mungkin bahagiaadalah kepura-puraan,tapi jelas harus terlihat begitu. Kita meneruskan rasa banal paling ganaldan bertahan dengan fakta sosial. Ada jukung […]
Puisi: Ranyau – Ali Sadli Salim (l. 1978)
Ali Sadli Salim (l. 1978)Ranyau Sepasang burung tinjaubersarang di kepala.Kicaunya penuh. Sunging. Di dadakuberdengung kepak sayap waspada.Ada yang mengintai,bersijingkat di balik batang kelapa. Ah… Waspada! Cinta teramat berbahaya.Dicurinya, tamat engkau […]
Esai: Pemakaian dan Popularitas Bahasa Melayu di Awal Abad ke-19
Dari Melayu Riau Kepulauan ke Bahasa Indonesia (1) Pemakaian dan Popularitas Bahasa Melayu di Awal Abad ke-19 Oleh Hasan Aspahani “Raja yang adil itu terlebih baik daripada hujan yang lebat […]
Puisi: Tentang Sebuah Selat dan Muara – Ali Sadli Salim (l. 1978)
Ali Sadli Salim (l. 1978)Tentang Sebuah Selat dan Muara Ini kerinduanku,Tentang muara, huma, dan pantai.Selaksa tanah licak di peraduan handilAku lahir di gulungan ombak. Nelayan yang berlabuh di muara-muaraMemimpi sejengkal […]
Puisi: Mantra Mahakam – Ali Sadli Salim (l. 1978)
Ali Sadli Salim (l. 1978)Mantra Mahakam I sekali meminum Mahakamkupastikah kembali ke Samarindamu? sayang, masih tidur juga, kurasa geliat raksasa. di mana Mulawarman bermula? II ini Kutai.sebongkah tanah menjadi gempanyanyian […]
Puisi: Hutan Mandah – Ali Sadli Salim (l. 1978)
Ali Sadli Salim (l. 1978)Hutan Mandah Di punggung bukit itu,asap serupa morse.Memberi kabar,Lembo terbakar. Air mata membekap suara tangis,binatang berlarian.Angin kemarau,mengusap kering pepohonan. Yang berterbangan lelatu.Daun kering terbakar ditiup angin,merah […]
Puisi: Hidup Baru – Asmara Hadi (1915-1976)
Asmara Hadi (1915-1976)Hidup Baru Hidup baru berkobar dalamkuSegala indah dalam pandanganHidup zamanku jadi ilhamkuZaman yang penuh perjuangan. Jiwaku yang dulu keciwaMerana dalam malam kesedihanSekarang kembali kuat gembiraDicium sinar api perjuangan. […]
