• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Puisi: Sunyi Bukan Pengasingan – Nyoman Wirata (l. 1957)

Posted on 23 Agustus 202023 Agustus 2020 by Editor

Nyoman Wirata (l. 1957)Sunyi Bukan Pengasingan Sunyi tak memiliki tempat khususTanpa ruang tungguSeperti ruang praktik para dokterKebijakannyaTak pernah bersekutuAtau berseteruKastanya adalah melayaniMantranya suara suksmaBerkelana di sepanjang abadTanpa upacara dan perayaanPintu […]

Posted in Puisi Tagged nyoman wirata, Puisi Leave a comment

Puisi: Sajak – Nyoman Wirata (l. 1957)

Posted on 23 Agustus 202023 Agustus 2020 by Editor

Nyoman Wirata (l. 1957)Sajak Api menyala atas Nyaladi tengah hariApi menggugah nyawayang diberiHari ini,bunga memerah atas darah yang tesirapdari nadi yang muncratAsap menggelinjang dari jiwa yang gelinjangmencebur ke dalam anginWicara […]

Posted in Puisi Tagged nyoman wirata, Puisi Leave a comment

Puisi: Ada Wayang, Ada Pula Topeng – Nyoman Wirata (l. 1957)

Posted on 23 Agustus 202023 Agustus 2020 by Editor

Nyoman Wirata (l. 1957)Ada Wayang, Ada Pula Topeng Ada wayangAda topengdi luar puradipertunjukkan Mata yang jeli pasti tak bimbangmencari-carikukarena kududuk nyenyap berdebudalam keriuhan legendadan babad para satriasambil kusimak arti di […]

Posted in Puisi Tagged nyoman wirata, Puisi Leave a comment

Puisi: Sajak Pintu – Abrar Yusra (1943-2015)

Posted on 22 Agustus 202022 Agustus 2020 by Editor

Abrar Yusra (1943-2015) Sajak Pintu       Ditanya di mana tentulah di pintu       Dicari di mana tentulah di pintu entah kenapa terus-terusan di pintulah aku:      Pintu kamar      Pintu dapur      Pintu […]

Posted in Puisi Tagged Abrar Yusra, Puisi Leave a comment

Puisi: Jembatan Penyeberangan Kramat Pagi Hari – Abrar Yusra (1943-2015)

Posted on 22 Agustus 202022 Agustus 2020 by Editor

Abrar Yusra (1943-2015) Jembatan Penyeberangan Kramat Pagi Hari Mata pedas tidur. Tak bisa tidur         Siapa acuh pada pagi, yang tidak membersihkan udara bau minyak di jalanan. Aku tak […]

Posted in Puisi Tagged Abrar Yusra, Puisi Leave a comment

Puisi: Bab Penghabisan – Aspar Paturusi (l. 1943)

Posted on 22 Agustus 202022 Agustus 2020 by Editor

Aspar Paturussi (l. 1943)Bab Penghabisan banyak tak terbacadalam buku ini banyak tak tertulisdalam kertas ini banyak tak terpikirdalam kepala ini banyak tak terucapkandalam kata-kata ini banyak tak terminumdalam haus ini […]

Posted in Puisi Tagged Aspar Paturussi, Puisi Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Alfiyan Harfi Amir Hamzah Andy Sri Wahyudi Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo Husain Landitjing J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan M. Balfas Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani