• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Author: Editor

Puisi: Maria – Fridolin Ukur (1930-2003)

Posted on 28 November 2017 by Editor

Fridolin Ukur (1930-2003) Maria 1 Maria Perawan tumpukan Bahgia Dara rumpahan Kurnia. Dalam ribamu engkau memangku Hidup Sekalu pernah engkau menggenggam Waktu! Pada dadamu Bayi menghisab hidup Dari bibimu Tuhan […]

Posted in Puisi Tagged Fridolin Ukur, Puisi Leave a comment

Puisi: Sebelum Matahari Tenggelam – Rachmat Djoko Pradopo (l. 1939)

Posted on 28 November 201728 November 2017 by Editor

Rachmat Djoko Pradopo (l. 1939) Sebelum Matahari Tenggelam masih bisakah kutunda perjalanan ini sementara matahari tenggelam di pantai Kuta sementara orang-orang santai main di pasir alpa tapi peduli apa mereka […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Rachmat Djoko Pradopo Leave a comment

Puisi: Kelarutan – Fridolin Ukur (1930-2003)

Posted on 28 November 2017 by Editor

Fridolin Ukur (1930-2003) Kelarutan membisu pada diri penyair berkisah seorang iseng mati sepi langkah yang satu-satunya terseret masuki kelarutan malam antara kabut dan samar kelupaan: sejarak tapak duadua bayangan lintasi […]

Posted in Puisi Tagged Fridolin Ukur, Puisi Leave a comment

Puisi: Gadis Pencinta Puisi – Fridolin Ukur (1930-2003)

Posted on 28 November 2017 by Editor

Fridolin Ukur (1930-2003) Gadis Pencinta Puisi kulihat di kejauhan gadis manis menariria gita disuka senja tangannya menjangkau awan raihan erat memeluk dalam kesaktian permainan megapetang ia menari dan menari lupa […]

Posted in Puisi Tagged Fridolin Ukur, Puisi Leave a comment

Puisi: Produk – Fridolin Ukur (1930-2003)

Posted on 28 November 201728 November 2017 by Editor

Fridolin Ukur (1930-2003) Produk cinta antara mentari putih dan tanah hitammerah aku masih jua tak mengerti hanya produk yang nyata: pepohonan, rumput dan bunga   Sumber: Malam Sunyi (Badan Penerbit […]

Posted in Puisi Tagged Fridolin Ukur, Puisi Leave a comment

Puisi: Lagu Tanah Air – Piek Ardijanto Soeprijadi (1929-2001)

Posted on 28 November 2017 by Editor

Piek Ardijanto Soeprijadi (1929-2001) Lagu Tanah Airku buat walt whitman sudahkah kaudengar lagu berjuta nada lagu tanahairku yang menggema di seluruh dunia dengarkanlah merdu suaranya dengarkanlah indah iramanya masinis melagu […]

Posted in Puisi Tagged piek ardijanto soeprijadi, Puisi Leave a comment

Puisi: Ballada Setengah Baya – Toeti Heraty (1933 – 2021)

Posted on 27 November 201713 Juni 2021 by Editor

Toeti Heraty (1933 – 2021) Ballada Setengah Baya di suatu losmen di Kampung Bali agak terhormat dengan sebutan wisma seorang wanita setengah baya, menunggu pacarnya kamar yang tigaribu perak itu […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Toeti Heraty Leave a comment

Puisi: Remaja Abadi, Tetap Seorang Guru – HR. Bandaharo (1917-1993)

Posted on 27 November 201727 November 2017 by Editor

HR. Bandaharo (1917-1993) Remaja Abadi, Tetap Seorang Guru Mereka membunuhnya di malamhari. Tak usah tanya waktu yang ditunjuk oleh jarum-jarum. Semua hari adalah malam. Tiap jam, tiap menit, gelap dan […]

Posted in Puisi Tagged HR. Bandaharo, Puisi Leave a comment

Puisi: Dia yang Mati Dibunuh – HR. Bandaharo

Posted on 27 November 201727 November 2017 by Editor

HR. Bandaharo Dia yang Mati Dibunuh dia yang mati dibunuh oleh tangan penjagal dunia darahnya tumpah diatas pasir dan darah ini menjadi api menjalar membakar seluruh negeri; afrika, asia, disemua […]

Posted in Puisi Tagged HR. Bandaharo, Puisi Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani
  • Esai: Perahu sebagai Tamsil Tubuh, dari Fansuri hingga Rengganis
  • Puisi: Ngagel – Mardi Luhung (l. 1965)

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Amir Hamzah Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Djajanto Supra Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad H. Amang Rahman Jubair Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan Mawie Ananta Jonie Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono setia naka andrian Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani