Ni Made Purnama Sari (l. 1989) Rumah Kaca Rumah kacaku menunggu di akhir halaman. Di dekatnya dulu sebatang pohon, perdu limau, semak kayu manis: kelopak bunga gugur dalam tangkainya. Di […]
Author: Editor
Puisi: Sebuah Jalan di Klungkung – Ni Made Purnama Sari (l. 1989)
Ni Made Purnama Sari (l. 1989) Sebuah Jalan di Klungkung Tokoh kartun adikku meremas roti. Sebuah tokoh linglung dengan sekeping uang di saku koin pemberian ibu. Ada banyak pohon cemara […]
Puisi: Pulang kepada Malam, Pulang kepada Laut – Galih Pandu Adi (l. 1987)
Galih Pandu Adi (l. 1987) Pulang kepada Malam, Pulang kepada Laut pulanglah kepada malam, Nun ketika langit di kaca jendela memuram bulan yang lindap itu mencair sebuah perahu dari tulang […]
Puisi: Pulang – Galih Pandu Adi (l. 1987)
Galih Pandu Adi (l. 1987) Pulang tuhan, luka dalam sajakku bertubi-tubi menujumu lantas, malam yang entah kelak gelas-gelas kosong tanpa arak atau sajak, kutenggak di rumahmu, aku pulang tanpa wajah […]
Puisi: Sketsa Bulan Retak di Atas Ranjang – Galih Pandu Adi (1987)
bilamana bulan meretak, lalu kuhirup itu pendar cahaya keperakan dari ruas-ruas dadamu. ada yang menyesak dan penuh di paru-paru. sedang kau memang tak pernah cukup dalam puisi, dalam halaman-halaman buku […]
Esai: Pantun, Akar Puisi Liris Indonesia
Pantun: Akar Puisi Liris Indonesia Oleh Hasan Aspahani PANTUN kini bertahan sebagai pantun jenaka. Sekadar untuk lucu-lucuan, pembangun suasana gembira. Pantun kini setiap kali dilisankan, sebaris demi sebaris, disambut dengan […]
Puisi: Rel Kereta dan Stasiun di Telapak Tanganmu – Galih Pandu Adi (l. 1987)
Galih Pandu Adi (l. 1987) Rel Kereta dan Stasiun di Telapak Tanganmu dan kita, memang telah memilih jalur kepulangan sendiri rel-rel kereta yang melintang aku kau melaju tanpa doa atau […]
Puisi: Kepada Kutukan – Mohammad Ali Tsabit – (l. 1996)
Mohammad Ali Tsabit – (l. 1996) Kepada Kutukan Berikan padaku seribu duka saksikan, bagaimana dunia gemetar di tangan sajak-sajakku walau perang dan kesunyian kegilaan dan kutukan menetak diriku mereka tak […]
Puisi: Penyair Sepi – Noor Aini Cahya Khairani (1959-2003)
Noor Aini Cahya Khairani (1959-2003) Penyair Sepi penyair yang lahir dari puisi mencari cinta menelusur jalan sepi memikul beban semesta tuhan terbaring di hatinya sudah sampaikah perjalanan o, penyair menawarkan […]
