• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Puisi

Puisi: Desis Hari Minggu – Heru Mugiarso

Posted on 20 Januari 2017 by Editor

Heru Mugiarso Aku pernah lahir sebagai ular Pada hari minggu Lalu tumbuh bersama lidah dan desis meski tanpa menyisakan air liur di sudut sudut mimpiku Maka ketika kali ini aku […]

Posted in Puisi Tagged Heru Mugiarso, Puisi Leave a comment

Puisi: Perempuan yang Tertawan di Sepucuk Jambi di Perjalanan Malam 16 – Ramayani Riance

Posted on 20 Januari 2017 by Editor

Ramayani Raince Aku perempuan yang tak lagi perawan oleh tuan yang dermawan aku melihat langit begitu terang melayangkan angan yang terbang tapi matahari begitu terik dalam riang yang ingin kugapai […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Ramayani Riance Leave a comment

Puisi: Molto Allegro – Cecep Syamsul Hari

Posted on 20 Januari 2017 by Editor

Cecep Syamsul Hari Seperti Neruda lelah menjadi manusia, malam itu aku pergi dan memanggil taksi. Ke mana? Ke mana saja, jawabku. Aku pun lewat di depan rumahmu. Namun telah lama […]

Posted in Puisi Tagged Cecep Syamsul Hari, Puisi Leave a comment

Puisi: Episode Terakhir dari Kenangan – Cecep Syamsul Hari

Posted on 20 Januari 201720 Januari 2017 by Editor

Cecep Syamsul Hari Ketika waktu berhenti, kota-kota menghapus jejak airmatamu dengan keheningan kenangan. Aku tak lagi mampu mengingat kapan kisah cinta itu dimulai, kapan selesai. Barangkali pada sebuah senja di […]

Posted in Puisi Tagged Cecep Syamsul Hari, Puisi Leave a comment

Puisi: Selendang – Linus Suryadi AG

Posted on 19 Januari 201719 Januari 2017 by Editor

Linus Suryadi AG Kau sampirkan selendang ke samping kiri pundakmu Kau sampirkan menyilang lipatan dukacita hidupmu Di balik lipatan selendang rindu belaian pun tersimpan Citra harap menjelma roman Wara Sembadra […]

Posted in Puisi Tagged Linus Suryadi AG, Puisi Leave a comment

Puisi: Karam – Ajamuddin Tifani (1951-2002)

Posted on 19 Januari 2017 by Editor

Ajamuddin Tifani (1951-2002)  aku ingat kamu, sebab, bukanlah laut namanya jika kau tak membiarkan perahu berkaraman pada lenguh-lunglaiku, pada puncak ketinggian aku kenang biru jubahmu yang menjelma gelombang laut, tempat […]

Posted in Puisi Tagged Ajamudin Tifani, Puisi Leave a comment

Puisi: Tiga Sajak Pendek – Wiji Thukul (1963 – hilang 1998)

Posted on 19 Januari 201721 Januari 2017 by Editor

Wiji Thukul (1963 – hilang 1998) i kembali kucari keping pecahan wajahku yang dulu tersusun waktu menghancurkannya ketika aku mabuk bayangan arah ii. kembali ketemu wajahku yang tak pernah utuh […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Wiji Thukul Leave a comment

Puisi: Apa Guna – Wiji Thukul (1963 – hilang 1998)

Posted on 19 Januari 2017 by Editor

Wiji Thukul (1963 – hilang 1998) Apa guna punya ilmu tinggi Kalau hanya untuk mengibuli Apa guna banyak baca buku Kalau mulut kau bungkam melulu Di mana-mana moncong senjata berdiri […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Wiji Thukul Leave a comment

Puisi: Bimbang Baling – Kunni Masrohanti

Posted on 19 Januari 2017 by Editor

Kunni Masrohanti dalam malam seperempat gelap terbaring di antara batubatu mengawang antara arus subayang dan bintang mengingatkan betapa jauhnya pagi ; kita sedang bersembunyi ada yang bimbang terbaring di tepian […]

Posted in Puisi Tagged Kunni Masrohanti, Puisi Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani
  • Esai: Perahu sebagai Tamsil Tubuh, dari Fansuri hingga Rengganis
  • Puisi: Ngagel – Mardi Luhung (l. 1965)

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Amir Hamzah Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Djajanto Supra Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad H. Amang Rahman Jubair Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan Mawie Ananta Jonie Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono setia naka andrian Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani