Abdul Wachid B.S. (l. 1966)Sajak Terbelah Mengharap rembulanDipeluk matahariBertiarap dari ciumanMerajuk dara sendiri Ada perhitungan masa yang suramAda tangan waktu yang memeramDan antara kita telah penuh janjiDan antara kita saling […]
Puisi
Puisi: Mencari Malam Seribu Bulan – Abdul Wachid B.S. (l. 1966)
Abdul Wachid B.S. (l. 1966)Mencari Malam Seribu Bulan berkatalah untuk bibirku yang mau pecahdi tengah malam iniaku penari sangsisebab kurekam perubahandi sekitar seperti suara angin runtuhdan aku menari dan bermimpidalam […]
Puisi: Ikan – Abdul Wachid B.S. (l. 1966)
Abdul Wachid B.S. (l. 1966)Ikan ketika ikan yangkubawa itu terlepasmuncullah seorang lelaki tua yangseluruh dirinya adalah jawaban tetapi sebaliknya diriku malahankaupenuhi dengan pertanyaanpadahal terasa tanpa bertanya itulahsyarat yang hilang bertemu […]
Puisi: Rumah Tanpa Plafon – Abdul Wachid B.S. (l. 1966)
Abdul Wachid B.S. (l. 1966)Rumah Tanpa Plafon 1.rumah tanpa plafon ini menempatkan kitasebagai dalam penjaratak perlu minuman dingin apalagi kipas angintembok-tembok telah cukupmembekukan belulang dan pikirantambah hujan yang mengukur panjang […]
Puisi: Kompor – Hasta Indriyana (l. 1977)
Hasta Indriyana (l. 1977)Kompor Apa kabar kompor?Ini malam ingin kukenang kau Bagaimana dulu tiap bulanMembongkar wadah minyak tanahMengulur sumbu dan memotongPucuknya yang arang dan ringkih Setelan sumbu harus licin tak […]
Puisi: Bibir Kuali -Hasta Indriyana (l. 1977)
Hasta Indriyana (l. 1977)Bibir Kuali Di bibir kuali pada suatu kaliBibirku ketemu masakan ibu Bibir yang retak segaris selaluDuduk di tungkai tungku Tungku api dari batu yangBerlubang dua yang ujungnya […]
