Puisi: Tuhan di Tengah-tengah Insan – Bahrum Rangkuti (1919- 1977)

Bachrum Rangkuti (1919- 1977)
Tuhan di Tengah-tengah Insan

Mahmudah membaca Qur’an
Di bawah kudungnya sutera hijau
membayang kehidupan remaja. Mengumandang
       Ali Imran.
cahaya atas cahaya denagn suara mengimbau

turun dan naik atas irama pendek dan panjang
kadang berhenti pada tanda waqaf sejenak
lalu mendengung sangsai pada ‘Ilahi maha
       Penyayang’

Aku diam hening tak mamu bergerak

Tahukan engkau, anakku
Alun suara ini kata Tuhan terakhir
pada insan seluruh dunia. Tuhan berabad-abad
       lalu

Namun teras Ia berbicara kini jua
di tengah-tengah kita di ujung lidahmu

Ia menjelma di bumi Indonesia…

8-12-1970

 

Sumber: Tonggak 1 (Penerbit Gramedia, Jakarta; 1987), dari Horison No.12, Th. VI, Desember 1971.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.