• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Esai

Esai: Puisi dan Bulu Kuduk – Acep Zamzam Noor

Posted on 25 November 2017 by Editor

Puisi dan Bulu Kuduk Oleh Acep Zamzam Noor SEBAGAI seorang praktisi yang tidak mempunyai latar belakang pendidikan sastra, barangkali cara saya menikmati puisi agak “ngawur” jika dibanding dengan mereka yang […]

Posted in Esai Tagged Acep Zamzam Noor, Esai 5 Comments

Esai: Korie Layun Rampan dan Lengang Daerah Perpuisian

Posted on 9 November 20179 November 2017 by Editor

 Oleh Hasan Aspahani   I. ADA berita satu koloman di Kompas, 18 April 1978, hal. 7, berjudul: Buku Puisi. Isinya: Sebuah buku puisi telah terbit dengan judul “Sawan”.  Penulisnya adalah […]

Posted in Esai Tagged Esai, Korrie Layun Rampan Leave a comment

Esai: Yang Penting Kucinta Dayungmu yang Basah

Posted on 3 September 20173 September 2017 by Editor

Telaah Perpuisian D. Zawawi Imron Lewat Kumpulan Puisi “Kelenjar Laut”  Oleh Hasan Aspahani   Bertemu di muara, udara penuh celoteh Tapi tak ada orang yang menyebut tempat ini muara Terserah! […]

Posted in Esai Tagged D Zawawi Imron, Esai, Hasan Aspahani Leave a comment

Esai: Kritik Sastra Indonesia Mencari Kambing Hitam

Posted on 18 Agustus 2017 by Editor

Oleh  Dami N. Toda MEMBICARAKAN kritik sastra, tidak terlepas dari pengertian peran dan tujuannya terhadap karya sastra. Gayley dan Scott, misalnya menerangkan peran dan tujuan kritik sastra untuk “mencari kesalahan, […]

Posted in Esai Tagged Dami N. Toda, Esai Leave a comment

Esai: Penyair Sebagai Bendahara Sabda – Dick Hartoko (1922-2001)

Posted on 9 Agustus 2017 by Editor

Dick Hartoko (1922-2001) KEPADA penyairlah sabda itu diserahkan untuk dipelihara. Sabda itu lebih padat daripada gagasan saja: sabda adalah gagasan yang telah mendarah dan mendaging. Karena jiwa dan badan itu […]

Posted in Esai Tagged dick hartoko, Esai Leave a comment

Esai: Lautan Waktu Puisi Indonesia

Posted on 21 Juli 201721 Juli 2017 by Editor

Catatan: Esai ini adalah pengantar buku “Lautan Waktu – Sepilihan Puisi Klasik Indonesia” (Pusat Pembinaan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasan Indonesia, Kementerian Pendidikan Nasional dan Kosa Kata Kita). Buku tersebut […]

Posted in Esai Tagged Esai, Hasan Aspahani Leave a comment

Esai Klasik: Aku Plagiator Ch. Anwar? Atau Chairil Plagiator Aku?

Posted on 8 Juli 20178 Juli 2017 by Editor

Oleh Mh. Rustandi Kartakusuma   Pengantar editor:  Beginilah cara Mh. Rustandi Kartakusuma menyelesaikan soal plagiarisme yang melibatkan dirinya, Chairil Anwar, Jassin, dan Mundingsari: dia menulis artikel. Jassin mengoreksi bukunya. Pada […]

Posted in Esai Tagged Esai, Mh. Rustandi Kartakusuma Leave a comment

Esai: Bicara Tentang Kritik Sastra

Posted on 15 Juni 2017 by Editor

Oleh Subagio Sastrowardoyo Catatan: Artikel ini disalin dari majalah Horison No. 6 Tahun 1966. Subagio Sastrowardoyo menganjurkan pentingnya penelusuran  dan penulisan sejarah kritik sastra. Ia berpendapat bahwa kemantapan dan kesibukan […]

Posted in Esai Tagged Esai, Subagio Sastrowardoyo Leave a comment

Dari Kami: Puisi Gigantis dan Puisi Generik

Posted on 13 Juni 201714 Juni 2017 by Editor

Oleh Hasan Aspahani APA yang generik adalah sesuatu yang tak bisa dibedakan satu sama lain. Ia adalah barang konsumsi yang tak perlu diberi merek. Ia adalah produk massal. Yang dikejar […]

Posted in Dari Kami, Esai Tagged Esai, Hasan Aspahani Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani
  • Esai: Perahu sebagai Tamsil Tubuh, dari Fansuri hingga Rengganis
  • Puisi: Ngagel – Mardi Luhung (l. 1965)

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Amir Hamzah Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Djajanto Supra Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad H. Amang Rahman Jubair Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan Mawie Ananta Jonie Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono setia naka andrian Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani