Oleh Hasan Aspahani KENAPA Faisal Oddang menulis puisi-puisi dalam “Manurung” (Gramedia, 2017) dalam bahasa Indonesia? Kenapa tidak dalam bahasa Bugis, bahasa yang tentu ia kuasai, dan merupakan bahasa teks “La […]
Esai
Esai: Frischa dan Tanda Bagi Waktu
Oleh Hasan Aspahani YANG segera menjadi perhatian saya ketika pertama kali membaca sajak-sajak Frischa Aswarini di buku “Tanda Bagi Tanya” (Gramedia, 2017) adalah waktu. Ada semacam obsesi laten terhadap waktu. […]
Esai: Kesadaran Ibe dan Perayaan Kekalahan
Oleh Hasan Aspahani SESEORANG berjalan membawa-bawa beban peristiwa masa kecilnya: dua orang lelaki berkelahi di pasar hanya karena bersenggolan badan. Kenapa mudah sekali orang berkelahi? Ia juga membawa-bawa beban peristiwa […]
Esai: Memahami (dan Menikmati) Teks dari Lakon yang Tak Berteks
Oleh Hasan Aspahani APABILA teks kita pilih untuk kita hadapi sebagai struktur jejaring makna yang tersusun dari serangkaian simbol-simbol, sebagaimana dijelaskan dalam seni memahami (hermeneutik) maka bergembiralah kita di hadapan […]
Esai: Menyelidik Karya Sastra seperti H.B. Jassin
Menyelidik Karya Sastra seperti H.B. Jassin Esai Hasan Aspahani KETIKA Universitas Indonesia menganugerahi gelar doctor honoris causa, pada 14 Juni 1975, H.B. Jassin menerima dengan kuatir. Gelar kehormatan dari perguruan […]
Esai: Logika, Filsafat, dan Puisi
Oleh Hasan Aspahani Pure mathematics, in its way, is the poetry of logical ideas – Albert Einstein. ADA yang menetapkan mutu – sebut saja menghukum puisi sebagai karya yang […]
Esai: Menimbang Thukul: Sajak Melawan Kebisuan
Menimbang Thukul: Sajak Melawan Kebisuan Oleh Hasan Aspahani PENYAIR, kata Wiji Thukul dalam pengantar buku kumpulan sajak lengkapnya “Aku Ingin Jadi Peluru” (Indonesiatera, Cet. I 2000, Cet. II 2004), harus […]
Esai: Sastra yang Sehat dan Penyakit Puisi Esai
Oleh Hasan Aspahani MISALNYA, pada zaman yang sama dengan Chairil Anwar, hidup seseorang yang menulis puisi yang sangat bagus tapi dia tak pernah menyiarkan karya-karyanya hingga ia meninggal. Karyanya pun […]
Esai: Belajar Memungkinkan Kreativitas
Oleh Hasan Aspahani * Membaca lagi Kredo Sutardji Calzoum Bachri TAK banyak penyair Indonesia yang menurut saya sudah punya rumah dengan alamat yang pasti di negeri puisi Indonesia. Di antara […]
