Telaah Perpuisian D. Zawawi Imron Lewat Kumpulan Puisi “Kelenjar Laut” Oleh Hasan Aspahani Bertemu di muara, udara penuh celoteh Tapi tak ada orang yang menyebut tempat ini muara Terserah! […]
Hasan Aspahani
Dari Kami: Penyair Sebagai Pendaki dan Puncak Puisi
Oleh Hasan Aspahani Sutardji Calzoum Bachri Para Penyair para penyair jangan biarkan dirimu berlamalama di lembahlembah jangan lama terperangah pada keanekaragaman tanah lembah dan lereng […]
Esai: Lautan Waktu Puisi Indonesia
Catatan: Esai ini adalah pengantar buku “Lautan Waktu – Sepilihan Puisi Klasik Indonesia” (Pusat Pembinaan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasan Indonesia, Kementerian Pendidikan Nasional dan Kosa Kata Kita). Buku tersebut […]
Dari Kami: Puisi Gigantis dan Puisi Generik
Oleh Hasan Aspahani APA yang generik adalah sesuatu yang tak bisa dibedakan satu sama lain. Ia adalah barang konsumsi yang tak perlu diberi merek. Ia adalah produk massal. Yang dikejar […]
Dari Kami: Tak Perlu Bersumpah Menyair Sepanjang Hidup, tapi….
Oleh Hasan Aspahani MAJALAH Horison (yang sudah tak terbit lagi edisi cetaknya) Nomor 1, Tahun XIX, Januari 1985 memuat wawancara dengan Goenawan Mohamad. Pembicaraan panjang hingga enam halaman itu sebagian besar […]
Esai: Tentang Sajak, Penyair, dan Dua Sajak Sitok
Hasan Aspahani APAKAH sajak? Sajak adalah apa yang diunggun-timbun jadi rumah. Kata Chairil Anwar, “Kaca jernih dari luar segala tampak.” Bagi Subagio Sastrowardoyo, sajak adalah apa yang lahir setelah ‘malam […]
