Innezdhe Ayang MarhaeniDi Perantara Di jendela yang merangkap kaca itu, mataku terkuburTidak dalam, hanya seperlunyaSebab aku tak lihat matahari dan angin-angin yang memakannya Tapi aku tahu cerita langit yang pulang […]
Puisi: Pulau Jawa dan Masa Depannya – Innezdhe Ayang Marhaeni
Innezdhe Ayang Marhaeni Pulau Jawa dan Masa Depannya Kelak esok hari, seperti wajah lelaki yang matang di usia dini Di pulau ini akan ada cambang-cambang halus yang darinya menegak kala […]
Puisi: Terkenang Topeng Cirebon – Ajip Rosidi (l. 1938)
Ajip Rosidi (l. 1938)Terkenang Topeng Cirebon Di atas gunung batu manusia membangun tugu:Kota yang gelisah-mencari, Seooul yang baru, perkasaDengan etalase-etalase kaca, lampu-lampu berwarna, jiwanya ragu-raguTak acuh tahu, menggapai-gapai dalam udara […]
Puisi: Edaran Surat Elektronik Berjudul: Tunjangan – Prawira Tama (l. 1992)
Prawira Tama (l. 1992) Edaran Surat Elektronik Berjudul: Tunjangan siang ini aku duduk di hadapan mejadengan lembarlembar rencanayang termangu dalam isyarat waktu layar komputer masih terangmenyala di matakumembunyikan pesan masuk […]
Puisi: Dan Waktu pun Bersorak – Prawira Tama (l. 1992)
Prawira Tama (l. 1992)Dan Waktu pun Bersorak You never give me your money You only give me your funny paper – The Beatles Dalam lintasan kecemasanaku dan uang saling […]
Anekdot: Ketika SCB Melabrak Rendra Soal Hotel Kandang Kambing
Oleh Doddi Ahmad Fauji POSTUR Rendra itu tinggi besar. Rajin latihan pernapasan ala Bangau Putih dari suhu Subur Rahardja. Tapi dalam urusan gertak-gertakan, rupaya Sutardji Calzoum Bachri tidak kalah abu. […]
