A Nabil Wibisana Setelah Kembang Api Jembatan dan serabut api Labirin cermin Reranting kering tumbuh di atas pecahan kaca Angin dingin. Bulan tembaga Sebuah lakon dengan alur adegan yang tak […]
Puisi: Bara Buah Terlarang – Hikmat Gumelar
Hikmat Gumelar Bara Buah Terlarang kapankah halimun likat akan susut?dan apa yang akan terjadi sehabis itu? bahkan para pakar cuaca belakangan kerap kecele. terkaan dan ramalannya kerap meleset. apalagi orang […]
Puisi: Aku Membaca Ragu – Anthony Sutanto Atmaja (l. 1980)
Anthony Sutanto Atmaja (l. 1980) Aku Membaca Ragu Aku membaca ragu, di perbatasan musim waktu itu Riak-riak ketakutanku yang menggelembung Ada batas-batas kecemasan yang menggeliat seperti lembayung diakhiri temaram Waktu […]
Puisi: Telaga Air Mata – Anthony Sutanto Atmaja (l. 1980)
Anthony Sutanto Atmaja (l. 1980) Telaga Air Mata Air matamu tumpah menggenang dalam telaga Aku membasuh roh, melempar mimpi Kabut-kabut hampir hilang ditempa cahaya. Bayangku menyemburat siluet dan menari-nari pada […]
Puisi: Lingkaran – Anthony Sutanto Atmaja (l. 1980)
Anthony Sutanto Atmaja (l. 1980) Lingkaran kekecewaan melahirkan kegelisahankegelisahan melahirkan pencarianpencarian melahirkan penemuanpenemuan melahirkan pengetahuanpengetahuan melahirkan pengertianpengertian melahirkan perhatianperhatian melahirkan kasih sayangkasih sayang melahirkan cintacinta melahirkan kebahagiaankebahagiaan melahirkan kebijaksanaankebijaksanaan melahirkan […]
Puisi: Tiga Sajak tentang Kabut* – Hikmat Gumelar
Hikmat Gumelar Napas Kabut di kabut pekat kau dan aku bertemu. wajahmu dan wajahku membalam, sekitar melulu siluet dan derau. tak tentu berapa tahun sudah pekat kabut merungkup. pun tak […]
Puisi: Biarkan Aku Begini Saja – Hikmat Gumelar
Hikmat Gumelar Biarkan Aku Begini Saja aku bukan batara guru. tanganku cuma dua. tolong jangan terus mengetuki pintuku. biarkan sebagaimana aku membiarkanmu melenggang menyusuri jalanmu. biarkan aku begini saja menempuh […]
Puisi: Pais Semadi – Ebi Langkung (l. 1991)
Ebi Langkung (l. 1991) Pais Semadi dalam daun di luar kata yang rimbun kuserap bumbu sunyi di atas bara arang kubakar tubuhku sendiri supaya lengkap usia menutup lekat lemak surgawi […]
Puisi: Pertemuan Kecil – Badrul Munir Chair (l. 1990)
Badrul Munir Chair (l. 1990) Pertemuan Kecil Demi layar yang koyak, mata tombak berkarat ikan-ikan menggelepar di atas geladak dan lambung perahu tergores batu karang akan selalu kuingat pertemuan kecil […]
