Daelan Muhammad (l. 1942) Damai bersyukurlah, ayah, bersyukurlah karena sapi yang kau piara telah beranak kambing telah bunting ayam menetas telur bersyukurlah, ayah, bersyukurlah karena mangga yang terkenal manis telah […]
Anekdot: Presiden SBY dan Presiden Penyair
Oleh Doddi Ahmad Fauji SAYA termasuk hobi ngoceh, dan karena itulah sepertinya, alasan panitia menunjuk saya jadi MC, saat Koran Jurnas berulang tahun, salah satunya membuat panggung Mimbar Penyair. Acara […]
Puisi: Tangerang – Sjahril Latif (1940-1998)
Sjahril Latif (1940-1998) Tangerang Persis seperti yang selalu kubayangkan dalam angan-angan karena begitulah kuterima waktu pertama kali diceritakan: Rumah itu bercat putih, sebuah rumah tua yang besar, masih tampak bekas […]
Puisi: Gang Haji Abdul Jalil 39: Kita Berpisah – Sjahril Latif (1940-1998)
Sjahril Latif (1940-1998) Gang Haji Abdul Jalil 39: Kita Berpisah Rumah-rumah petak di gang sempit desak mendesak dalam pengap Jakarta Kini Oktober, mestinya musim hujan telah tiba Tapi panas masih […]
Puisi: Pagi Pecah – Iwan Fridolin (l. 1945)
Iwan Fridolin (l. 1945) Pagi Pecah Pagi pecah dalam bunyi-bunyi Terasa dingin di pipi. Kuusap hati-hati Hidup seperti mimpi Butiran embun ditikam matahari. Telukbetung, 1969 Sumber: Horison, No.2, Th.XI, Februari […]
Puisi: Dalam Kaca Duka pun Putih – Iwan Fridolin (l. 1945)
Iwan Fridolin (l. 1945) Dalam Kaca Duka pun Putih Dalam kaca duka pun putih Mainan warna-warna. Seribu sajak Yang kita tulis dulu Satu hari sebelum turun gerimis Dan kemudian kita […]
