• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Esai: Ironi – Hasif Amini

Posted on 4 Desember 201928 Juni 2021 by Editor

IroniOleh Hasif Amini LEWAT majas, bahasa kiasan, puisi terbiasa menautkan ranah-ranah pengalaman yang sering tampak berjauhan. Di dalamnya kita bisa mengalami sebentang tamasya dunia dengan anasir yang beragam, kadang saling […]

Posted in Esai Tagged Esai, Hasif Amini Leave a comment

Esai: Es – Hasif Amini

Posted on 2 Desember 201928 Juni 2021 by Editor

EsOleh Hasif Amini DI antara pelbagai keajaiban dalam kitab Edda-yang disusun oleh penyair dan sejarawan Snorri Sturluson pada awal abad ke-13 itu-adalah sepotong percakapan di sebuah meja perjamuan. AEGIR, sang […]

Posted in Esai Tagged Hasif Amini, Puisi Leave a comment

Puisi: Toko Kaji Dunya Kalah Jimat – Kedung Darma Romansha (l. 1984)

Posted on 16 November 201916 November 2019 by Editor

Kedung Darma Romansha (l. 1984) Toko Kaji Dunya Kalah Jimat kata orang tua dulu, hanya keturunan kaji yang bisa munggah kaji. maka dengan bekal silsilah, toko kelontong, dan sawah Kaji […]

Posted in Puisi Tagged kedung darma romansha, Puisi 1 Comment

Puisi: Ketika Malam Menyentuhmu – Kedung Darma Romansha (l. 1984)

Posted on 16 November 201916 November 2019 by Editor

Kedung Darma Romansha (l. 1984) Ketika Malam Menyentuhmu ketika malam menyentuh tubuhku, tubuhmu menjadi dingin. angin di luar ditenangkan suara kodok kawin “kapan kita mengalahkan suara kodok kawin?” dan bancet-bancet […]

Posted in Puisi Tagged kedung darma romansha, Puisi Leave a comment

Puisi: Perawi Rempah – Ahmad Yulden Erwin (l. 1972)

Posted on 16 November 201916 November 2019 by Editor

Ahmad Yulden Erwin Perawi Rempah 1 Minggu pagi menggigil di sayap burung undan, seperti ratusan minggu pagi lainnya, menyusun sesatu kenangan. Kau mencari beberapa onggok pulau di Timur dengan wangi […]

Posted in Puisi Tagged Ahmad Yulden Erwin, Puisi Leave a comment

Puisi: Musuh yang Terbunuh – Sugiarta Sriwibawa (1932 – 2009)

Posted on 18 Oktober 20199 Mei 2021 by Editor

Sugiarta Sriwibawa (1932 – 2009) Musuh yang Terbunuh Letus bedil menjerit jauh Sesayup malam yang berjaga hiba Matinya anak murtad yang meronta Letus menjerit hatinya (Jahatku karena laparku Laparku karena […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Sugiarta Sriwibawa Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Alfiyan Harfi Amir Hamzah Andy Sri Wahyudi Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo Husain Landitjing J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan M. Balfas Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani