• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Puisi: Sala – Sugiarta Sriwibawa (1932 – 2009)

Posted on 18 Oktober 20199 Mei 2021 by Editor

Sugiarta Sriwibawa (1932 – 2009) Sala Lentera jalan makin sepi Rumpun bambu malam wingit Kalau kemarau kali berpasir Orang desa bermimpi pada Kentongan menyadar pertama Membawa urat diri ke kota […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Sugiarta Sriwibawa Leave a comment

Puisi: Jumat – Ook Nugroho (l. 1960)

Posted on 18 Oktober 201918 Oktober 2019 by Editor

Ook Nugroho (l. 1960) Jumat Bagimu semua sudah lalu Bagiku semua terasa baru Hari Jumat selalu datang lagi Jam tujuh pagi bom itu meledak lagi Bagimu semua sudah usai Bagiku […]

Posted in Puisi Leave a comment

Puisi: Pelajaran Menulis Puisi – Ook Nugroho (l. 1960)

Posted on 18 Oktober 201922 Agustus 2020 by Editor

Ook Nugroho (l. 1960) Pelajaran Menulis Puisi : Frida Nathania Puisi adalah Keheningan dan secangkir kopi Maksudku, kau harus Mengaduk kisahmu, mengaduknya Sabar lalu melebar, aduklah Sampai merata serbuk sepinya […]

Posted in Puisi Tagged Ook Nugroho, Puisi Leave a comment

Puisi: Musim Hujan Membuatku Rindu – Alois A. Nugroho (l. 1954)

Posted on 17 Oktober 201910 September 2023 by Editor

Alois A Nugroho Musim Hujan Membuatku Rindu “Musim hujan membuatku rindu pada petang yang berwarna jingga,” terdengar seseorang terisak dan meneteskan gerimis yang rintik dan di lereng-lereng bukitmu hujan masih […]

Posted in Puisi Tagged Alois A. Nugroho, Puisi Leave a comment

Puisi: Ada yang Mendengar Suara Senapan – Alois A. Nugroho (l. 1954)

Posted on 17 Oktober 201917 Oktober 2019 by Editor

Alois A Nugroho Ada yang Mendengar Suara Senapan Ada yang mendengar suara senapan, tapi tak ada yang menduga bahwa malam adalah yang terluka. Bulan tampak lebih pucat dari biasa dan […]

Posted in Puisi Tagged Alois A. Nugroho, Puisi Leave a comment

Puisi: Garut – Dodong Djiwapradja (1928-2009)

Posted on 11 September 201924 Juni 2021 by Editor

Dodong Djiwapradja (1928-2009) Garut ——kepada Madro’i (pembajak) Desa dikenang desa terbayang Ah, kali yang memanggil mati Kiranya hijau menjadi merah Api menjilat membakar rumah. Desa dikenang desa terbayang Ah, kali […]

Posted in Puisi Tagged dodong djiwapradja, Puisi Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Alfiyan Harfi Amir Hamzah Andy Sri Wahyudi Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo Husain Landitjing J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan M. Balfas Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani