Ali Hasjmy (1914-1998) Pengemis Beri hamba sedekah, o tuan, Belum makan dari pagi, Tolonglah patik, wahai tuan, Seteguk air, sesuap nasi. Lihatlah, tuan, nasib kami, Tiada sanak, tiada saudara, Pakaian […]
Puisi: Sembilan Lirik Kasmaran – Beni Setia (l. 1954)
Beni Setia (l. 1954) Sembilan Lirik Kasmaran 1. terpancang pada perahu. sang layar berkebar-kebar dan geladak mengengadah menenggak awan. dihubung-hubungkan kepak rasa. ruh mendesah bagai daun di musim gugur 2. […]
Puisi: Pledoi bagi Kucing – Beni Setia (l. 1954)
Beni Setia (l. 1954) Pledoi bagi Kucing tuan dan nyonya, kucing adalah kucing rumah tak akan membuatnya jadi anjing, jadi ikan akuarium atau burung sangkar kucing adalah kucing! suka menyelinap […]
Puisi: (kita tidak sedang menunggu. Lepas dari kefanaan) – Beni Setia (l. 1954)
Beni Setia (l. 1954) (kita tidak sedang menunggu. Lepas dari kefanaan) kita tidak sedang menunggu. Lepas dari kefanaan dan meluncur masuk keabadian. Meski mungkin akan tetap menderita. Senantiasa, di sini, […]
Puisi: Catatan dari Serang – Putu Oka Sukanta (l. 1939)
Putu Oka Sukanta (l. 1939) Catatan dari Serang angin sepoi membangun badai ada aku rasakan dalam imbauan sinar bulan yang bergayut diubun-ubun kota serang sedalam apa lesu dibadan terhembus hilang […]
Puisi: Yatim Piatu – Putu Oka Sukanta (l. 1939)
Putu Oka Sukanta (l. 1939) Yatim Piatu belum jemu juga melagu sendu lukanya hati pecahnya hati kemarin pagi ayah pergi tadi sore ibu lari tetes darah tetes darah laut tak […]
