Putu Oka Sukanta (l. 1939) Waktu III betapa tidak sabarnya aku menunggumu waktu halaman telah kuukur berulang kali di pagi dan sore hari, jalan kaki nafas telah kulatih panjang […]
Puisi: Sepotong Kueh Dunia, Bali – Putu Oka Sukanta (l. 1939)
Putu Oka Sukanta (l. 1939) Sepotong Kueh Dunia, Bali Sepotong kueh dunia, Bali langit kehilangan rembulan Denpasar dan pantai kuta dijilati lidah lidah nyala lilin berayun ayun pengantar perenungan korban […]
Puisi: St. Klara. Autumn 1986 – Wendoko (l. 1968)
Wendoko (l. 1968) St. Klara. Autumn 1986 (1st Postcard) Pagi ini aku bangun dengan setumpuk benda di kepala. Sikat dan pasta gigi — aku menyikat gigi […]
Puisi: Keempat Musim – Wendoko (l. 1968)
Wendoko (l. 1968) Keempat Musim (Puisi Kanvas untuk Wang Wei) /1/ Kamelia di dalam pot, bunganya seperti peoni Merah, merah-muda, dan putih /2/ Cakrawala seperti tak berujung Kosong, hanya gelombang […]
Puisi: Musim Hujan, Tahun Baru – Wendoko (l. 1968)
Wendoko (l. 1968) Musim Hujan, Tahun Baru /1/ Pernahkah kaudengar cerita: Sebelum tahun baru, Nian – raksasa bertanduk dan bermata lebar – kerap mendatangi desa-desa. Nian akan melalap panen ladang, […]
Puisi: Desember dalam Semangkuk Bulgogi – Tengsoe Tjahjono (l. 1958)
Tengsoe Tjahjono (l. 1958) Desember dalam Semangkuk Bulgogi kupesan bulgogi. salju mengapur jendela. hari kemarin mendidih di antara serpihan daging dan sayur mayur. tapak jejak mengabur, terbuka untuk dibaca. monitor […]
