Agus Manaji (l. 1979)Syair Tidak siapa pun berlari mengikutikuAku mengelana di kota lembahYang terbakar oleh dendam dan amarahHanya bayang tubuh setiaMengikuti ruh resah ke mana pergiDi antara gedung-gedung tinggiTidak siapa […]
Puisi: Debur Maret Terulur – Agus Manaji
Agus Manaji (l. 1979)Debur Maret Terulur Debur Maret terulur, menjangkau samudera bagi kenangantak terkubur. Hilal menunjam punggung awan; sepetik fragmencinta yang lirih dan pedih, sebab orang-orang hanya laludan enggan merintih. […]
Puisi: Sajak Kehilangan – Agus Manaji (l. 1979)
Agus Manaji (l. 1979)Sajak Kehilangan Kita kelak bakal kehilangan. Apa punTak cuma sepasang sandal di halaman masjid,Karenanya sesekali kau susur lagi jejak-jejak di belakang.Kenang-kenangan alit dari silsilah patah-patah:Bayang kerut wajah […]
Esai: Sedangkal Sepenggalian, Serba Sedikit Soal Estetika
Sedangkal Sepenggalian, Serba Sedikit Soal Estetika Esai Hasan Aspahani KEPADA kita mungkin seseorang pernah mengatakan: …wah, puisimu tak ada estetikanya sama sekali, tidak menyentuh perasaan saya. Coba bandingkan puisi Chairil, […]
Esai: Kurang Lafaznya, Banyak Maknanya
Kenapa Kita Menulis Puisi (5) Kurang Lafaznya, Banyak Maknanya Oleh Hasan Aspahani PERAN seorang penyurat atau penulis di sebuah kerajaan setara dengan panglima perang. Sebuah pemerintahan kerajaan bertahan atau dipertahankan […]
Esai: Memikirkan Bahasa dan Memelayukan Kata Asing
Kenapa Kita Menulis Puisi (4)Memikirkan Bahasa dan Memelayukan Kata Asing Oleh Hasan Aspahani SASTRA dalam bahasa kultur Melayu tumbuh serentak di ranah lisan dan tulisan. Kita pahami dulu sastra dengan […]
Puisi: Masak – Aldri Fajar (l. 1994)
Aldri Fajar (1994)Masak Ibu adalah penyair di depan wajan.Kita tiap hari menyantap sajian sebagai syairnya. Hari daging disajikan dalam potongan keciltanpa meminta kita menyisihkan untuk orang lain. Tak semua suka […]
Puisi: Sajak Menjelang Kiamat, Kiamat dan Setelahnya – Joss Sarhadi
Joss SarhadiSajak Menjelang Kiamat, Kiamat dan Sesudahnya megaku mega sepipulang iake tenggarakaliku kali keringlarut iabah ke lautgunungku gunung hantunganga iagua batu bila sepi itu menghantulaut keringbatu lelehtak puisitak penyair adakah […]
Puisi: Pelabuhan Siang – Joss Sarhadi
Joss SarhadiPelabuhan Siang dari atas jembatanmuka kacatenggelam kalihitamaspal hitamlumpur muarakibarkan bendera tua ia tanah ia api ia sampah ia kucing ia perempuan ia adalah pelabuhan siangberbau tanahberbau apiberbai sampahberbau kucing […]
