Ready Susanto (l. 1967)Sejumlah Tempat, Bayanganmu Sekelebat /1/ Bandaradi gerbang mana engkau menunggu?sudah kukenakan rinduagar tak salah engkau menjemputku /2/ Cisangkuyalangkah bergairah: kataalangkah indah: kita /3/ Kafesejak kapan kita saling […]
Puisi: Perjalanan Lama: Stasiun Frankfurt – Ready Susanto (l. 1967)
Ready Susanto (l. 1967)Perjalanan Lama: Stasiun Frankfurt Angin kelabu, desisnya di luar napas. Jalanan beku, keretaberderak, orang-orang berlalu. Siapakah aku? Di tengah cuacahampir-hampir salju, asap sigaret tak pernah bisa kutahu. […]
Puisi: Menulis Lagi Sajak – Ready Susanto (1967)
Ready Susanto (1967)Menulis Lagi Sajak menatap bunga yang bermekarandan cericit burung beterbangandalam derai hujan tipis-tipis kutemukan lagi kenangandan cinta remaja yang setiadalam surat dan buku harianyang terbengkalai: wahai, betapa murninya! […]
Puisi: Album Lama: Dipati Ukur No. 68 – Ready Susanto (l. 1967)
Ready Susanto (l. 1967) Album Lama: Dipati Ukur No. 68 –Republic Science Club suatu ketika Hujan renyai jatuh ke sekian kali di jalan ini. Mengapa tak kaukembangkan payungmu yang berbunga-bunga […]
Puisi: Angin Kecil – C Horo Rambadeta
C Horo RambadetaAngin Kecil Pertama: ia menggoda daun jendelaMenjamah gordinLalu meninggiAh serupa diaYang menyingkap gaun suteraSekejap dua menggeleparIndahnya: aku semakin sabar 1966 Sumber: Horison, Oktober 1968.
Puisi: Tentang Langit – C Horo Rambadeta
C Horo RambadetaTentang Langit Langit adalah kubah kelamDengan kerlipan yang mengambangYang padamu setianya datangYang padanya setiamu memandangLangit adalah rumah cahaya-cahayaDengan sorotan yang kayaYang padamu hidupnya berbagi rataYang padanya hidupmu terlihat […]
Puisi: Anak – C Horo Rambadeta
C Horo RambadetaAnak Jangan bujukBiarkanPuas tangis dengan batukDalam tidur tembang si intanTangis pantang dininaKarena berangkat dalam isakan yang hibaDan tangan-bertangan dengan bonekaBobo keduanyaSamaTak punya dosa 1964 Sumber: Horison, Oktober 1968
Puisi: Yang Lain – C. Horo Rambadeta
C. Horo RambadetaYang Lain Merpati yang turun hinggapMenggoyang pucuk di tingkapMenggaris jejakTeramat panjangIalah garis silang yang pekatDarah yang dicucurkan di siniAdalah tebusan hati nurani!Inilah suaraYang lain dari ribut bencanadari roh […]
Puisi: Sifat ke-5 – Z. Pangaduan Lubis (1932-2011)
Z. Pangaduan Lubis (1937-2011)Sifat ke-5 warna batintak warna dalam birutak warna dalam ungukeratan jemarikutak menetes darahnyatempat sembunyisuara batinkuyang gugur ubannyalewat tengah malamdalam rumput lebattepi kolam mengapa pada tempat ini semuaberebut […]
