• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Author: Editor

Puisi: Morgue, Montmarte – Beni Setia (l. 1954)

Posted on 5 Mei 20195 Mei 2019 by Editor

Beni Setia (l. 1954) Morgue, Montmarte berapa kali kita kehilangan dalam menanti jam berdetik, angin menghembus dan debu menyerbu jendela tahankah melihat usia melenggang lewat? deretan kenangan makin lama makin […]

Posted in Puisi Tagged Beni Setia Leave a comment

Puisi: Perempuan Berdiri – Anil Hukma (l. 1970)

Posted on 5 Mei 20195 Mei 2019 by Editor

Anil Hukma (l. 1970) Perempuan Berdiri Pada lengkung pelangi yang hampir habis. Aku berdiri Di atas kerlip kesadaran, cahaya melilit. Berputar-putar Membawa batu kristal. Mulai membuat tapak-tapak kaki Langkahku pasti […]

Posted in Puisi Tagged Anil Hukma, Puisi Leave a comment

Puisi: Waktu Menganga – Anil Hukma (l. 1970)

Posted on 5 Mei 20195 Mei 2019 by Editor

Anil Hukma (l. 1970) Waktu Menganga Adakah mulut waktu. Kubertanya Serupa ayunan. Bergoyang dari tali samar Tahu-tahu kita tumbuh senti demi senti Tapi sesuatu menganga selalu. Melepaskan lalu menagih Kulihat […]

Posted in Puisi Tagged Anil Hukma, Puisi Leave a comment

Puisi: Aku Menyusut Jendela Kaca – Sjarifuddin A. Ch. (l. 1950)

Posted on 1 Mei 20191 Mei 2019 by Editor

Sjarifuddin A. Ch. (l. 1950) Aku Menyusut Jendela Kaca Aku menyusut jendela kaca ketika langit bertambah buram dan awan-awan membentuk kepingan-kepingan timah hitam yang berserakan di udara. Aku menyusut jendela […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Sjarifuddin A. Ch. Leave a comment

Puisi: Puisi Berwarna Kuning – Sjarifuddin A. Ch. (l. 1950)

Posted on 1 Mei 20191 Mei 2019 by Editor

Sjarifuddin A. Ch. (l. 1950) Puisi Berwarna Kuning (Semuanya telah terjadi di dalam sebuah puisi yang berwarna kuning) Burung gagak itu telah menunggu di setiap garis-garis langit Burung gagak itu […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Sjarifuddin A. Ch. Leave a comment

Puisi: Lirik Perkabungan – Sjarifuddin A. Ch. (l. 1950)

Posted on 1 Mei 20191 Mei 2019 by Editor

Sjarifuddin A. Ch. (l. 1950) Lirik Perkabungan (Inilah sebuah komedi yang saya tak sukai) Ketika kau diam senyap tak bersuara Gelak tawa yang tersiksa dan ribuan penonton yang tertekan oleh […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Sjarifuddin A. Ch. Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Alfiyan Harfi Amir Hamzah Andy Sri Wahyudi Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo Husain Landitjing J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan M. Balfas Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani