Sukardhi Wahyudi (l. 1960) Sang Tokoh Kau kah lelaki penghuni rimba menjaga damar dan rotan dari jamahan sang dalang petualang mengisap sari pati meraba paksa keperawanan belantara meninggalkan koyakan pilu […]
Author: Editor
Puisi: Bercermin dalam Diri – Sukardhi Wahyudi (l. 1960)
Sukardhi Wahyudi (l. 1960) Bercermin dalam Diri Kita adalah sampan sedangkan lautan hanya teka teki kejujuran burung-burung senja panen duka sudah lama kehilangan rimba dan para lelakinya dan ombak bukan […]
Puisi: Pandai Besi – Nursjamsu Nasution (1921-1955)
Nursjamsu Nasution (1921-1955) Pandai Besi Tempa terus pandai besi, Walau dengkang-dengking laga besi dan besi Rasa ‘kan meruntuhkan atap dinding kepalamu Walau merah menyilau panas api Rasa ‘kan menghanguskan isi […]
Puisi: Tinggi Hati – Nursjamsu Nasution (1921-1955)
Nursjamsu Nasution (1921-1955) Tinggi Hati Aku berdiri di luar dalam hujan menitik Dia duduk di dalam, rindu memandang ke luar. Aku tahu ia sunyi Dia tahu aku sepi, Aku tahu […]
Puisi: Melatih Pukulan Kidal – Dody Kristianto (l. 1986)
Dody Kristianto Melatih Pukulan Kidal Bukan ada sopan itu yang kamu cemaskan benar bukan tapi bagaimana yang tak imbang ini kini sejalan Selaras dalam gerak, menyatu dalam sajak hingga yang […]
Puisi: Cerita Semalam dari Kota Mangga – Kedung Darma Romansha (l. 1984)
Kedung Darma Romansha (l. 1984) Cerita Semalam dari Kota Mangga kenangan itu runtuh dari matamu malam roboh di bahumu. sebab setiap jeluk tubuhmu memuat timbunan masa lalu. di situ kau […]
Puisi: Mayat Sepi – Raedu Basha(l. 1988)
Raedu Basha(l. 1988) Mayat Sepi 1 aku bukan dia yang mati di dalam pembakaran tapi aku mayat di dalam sepi menanggung berat kesunyian dan pahala pada sebuah diam jika waktu […]
Puisi: Pahit – Amal Hamzah (1922-1987)
Amal Hamzah (1922-1987) Pahit Siapakah Engkau maka aku merana cekau-cakarmu dalam segala kerjaku? Tiada pernah sempurna jika hati mulai reda datang lagi Engkau dekatkan yang dulu Engkau jauhkan. Aduh! Tiada […]
Puisi: Senyap – Amal Hamzah (1922-1987)
Amal Hamzah (1922-1987) Senyap Hatiku kini tiada bernyanyi Riang gembira laku dulu Lama bisikan telah dinanti Kabur mata dalam menunggu. Rupanya hatiku laksana telaga Kering timpas di musim kemarau Di […]
