Rahmat Jabaril (l. 1968) Yang Hilang Langit kelabu dihuni anak tanah cekungan Kelabu yang menekan sedih tak tertahankan Kini mengisahkan kota impian bersimpah tangis Sungai Cikapundung gelap tempat meratap Menimba […]
Author: Editor
Puisi: Berhati-hatilah, Hai Kau Para Betina! I – Rukmi Wisnu Wardani (l. 1973)
Rukmi Wisnu Wardani (l. 1973) Berhati-hatilah, Hai Kau Para Betina! I Berhati-hatilah, hai kau para betina! ketika mereka menertawai payudaramu yang rendah apalagi ketika dikatakannya milikmu sama rata dengan papan […]
Puisi: Pagi yang Ramah – Arian Pangestu (l. 1991)
Arian Pangestu (l. 1991) Pagi yang Ramah Aku tak dapat membedakan pagi yang ramah atau awan yang marah di atas sana langit begitu sengit menabur hujan menahan langkah kakiku di […]
Puisi: Akhirnya Kini Kita Tinggal Berdua – Dharmadi (l. 1948)
Dharmadi (l. 1948) Akhirnya Kini Kita Tinggal Berdua akhirnya kini kita tinggal berdua; anak-anak sepertinya baru kemarin menjadi bagian diri kita satu persatu pergi menyusuri jaman mencari nasibnya kita sendiri […]
Puisi: Aku Mencari Kata dalam Sajak Kehidupanku – Dharmadi (l. 1948)
Dharmadi (l. 1948) Aku Mencari Kata dalam Sajak Kehidupanku apalagi yang bisa ditafsirkan dari beribu kata yang berhamburan dari busa mulut tanpa pekarasa apalagi yang bisa dimaknakan dari beribu kata […]
Puisi: Waktu – Arian Pangestu (l. 1991)
Arian Pangestu (l. 1991) Waktu Tidak di tempat lain dan tidak di mana pun. Hari-hari esok padamu aku kembali menuju di sisimu aku ingin tertidur di antara hari-hari panjang kota […]
