Dharmadi (l. 1948) Di Dalam Sepetak Kamar ia pun masih membiarkan daun jendela terbuka; malam makin merapat. memandang jauh hanya bayang pepohonan sesekali bergoyang di bawah sisa-sisa cahaya bulan luput […]
Author: Editor
Puisi: Kemarin Aku Menjadi Orang Lain – Arian Pangestu (l. 1991)
Arian Pangestu (l. 1991) Kemarin Aku Menjadi Orang Lain Tak ada kesibukan pagi ini hari-hariku yang pendek habis untuk mengingat kenanganmu yang panjang. Pukul 10 pagi aku butuh segelas kopi […]
Puisi: Sore yang Setia – Rahmat Jabaril (l. 1968)
Rahmat Jabaril (l. 1968) Sore yang Setia Sore yang setia menemani anak-anak kampung bertebaran mengepit kaleng-kaleng bekas menerbangkan imajinasi dengan layangan menembus awan Sore yang setia tanah bau dan berdebu […]
Puisi: KA Ekspres Surabaya-Malang – Akhmad Nurhadi Moekri (l. 1954)
Akhmad Nurhadi Moekri (l. 1954) KA Ekspres Surabaya-Malang kereta api berseliweran dalam nadiku tanpa rel tanpa stasiun tanpa gerbong tanpa masinis tanpa loko tanpa gemuruh ~ kayak setan ~ menembus […]
Puisi: The Sunan Hotel Solo – Akhmad Nurhadi Moekri (l. 1954)
Akhmad Nurhadi Moekri (l. 1954) The Sunan Hotel Solo hall penuh. dimampatkan iringan gamelan penerima tamu -tamunya bukan aku-. Tari Gambyong dan wali kota luluh dalam sorotan lampu. Mari kita […]
Puisi: Saronen Nurhadi, 14 – Akhmad Nurhadi Moekri (l. 1954)
Akhmad Nurhadi Moekri (l. 1954) Saronen Nurhadi, 14 infus mengalirkan kenangan ke tubuhmu jadi imun sepertinya ada profil di sana mengembara di layar proyektor di layar syaraf di layar imajinasi […]
