Rivai Apin (1927-1995) untuk Chairil Anwar Aku menyerah dengan seluruh kekayaanku: Kekinian dan keakanan. Pada kursi panjang Di kamar terang samar pada senja Dengan rokok berkepulan di tangan. Hari-hari aku […]
Author: Editor
Puisi: Dari Dua Dunia Belum Sudah – Rivai Apin (1927-1995)
Rivai Apin (1927-1995) Pagi ini aku dengar beritanya, Aku ke jalan Orang-orang jualan dan hendak pergi kerja menepi-nepi Oto-oto kencang, berat dengan serdadu-serdadu dan tank-tank tak dapat digolakkan Ada […]
Puisi: Sajak yang Tak Peduli – Subagio Sastrowardoyo (1924-1995)
Subagio Sastrowardoyo (1924-1995) sajak yang dewasa sudah tak peduli apakah aku menangis atau ketawa di muka cermin aku tak mengenal lagi ia bayangan siapa setiap hendak kutangkap ia lolos dari […]
Puisi: Tugu – Rivai Apin (1927-1995)
Rivai Apin (1927-1995) Bila rumah dan mimpi telah hancur Jangan kaukatakan: Binatang-binatang pada mati, semuanya keindahan pada redup Dan kau telah sendirian menghadapi kenyataan. Tapi ingat! Ini waktu akan punya […]
Puisi: Kebebasan – Rivai Apin (1927-1995)
Rivai Apin (1927-1995) Di atas hancuran tembok yang kuruntuhkan Berdiri aku atas kuda putihku, gaya dan jaya Di hadapanku menghampar padang dan bukit Dengan lengkungan langit yang membuatku lapar ruangan. […]
Puisi: On Test – Asrul Sani (1926-2004)
Asrul Sani (1926-2004) Engkau akan kubawa pergi Dari candi ini Ke tempat di mana manusia ada. Coba, coba Di sana kata Tidak hanya punya kita Dan cinta mungkin kabur Dalam […]
Puisi: Sepantun Laut – J.E. Tatengkeng (1907-1968)
J.E. Tatengkeng (1907-1968) Duduk di pantai waktu senja, Naik di rakit buaian ombak, Sambil bercermin di air kaca, Lagi diayunkan lagu ombak. Lautan besar bagai bermimpi, Tidak gerak, tetap berbaring […]
Puisi: Kenangan – Sanusi Pane (1905-1968)
Sanusi Pane (1905-1968) Kenangan timbul pelbagai warna, pelbagai rupa, Membuat keluar keluh kesah dari dadaku, Teringat aku dirundung malang bukan salahku Terkenang kehilangan suluh, kehilangan puspa. Mengapa bunga sebelum kembang […]
Seorang Prajurit kepada Bung Karno – Mh. Rustandi Kartakusuma (1921-2008)
Mh. Rustandi Kartakusuma (1921-2008) di Maguwo, Des ’49 Kami yang berpijak di atas lereng gunung kapur antara terik panas dan godaan batu panas, dan engkau yang berdiri di tengah padang […]
