• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Author: Editor

Puisi: Bercermin dalam Diri – Sukardhi Wahyudi (l. 1960)

Posted on 3 April 20183 April 2018 by Editor

Sukardhi Wahyudi (l. 1960) Bercermin dalam Diri Kita adalah sampan sedangkan lautan hanya teka teki kejujuran burung-burung senja panen duka sudah lama kehilangan rimba dan para lelakinya dan ombak bukan […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Sukardhi Wahyudi Leave a comment

Puisi: Pandai Besi – Nursjamsu Nasution (1921-1955)

Posted on 30 Maret 2018 by Editor

Nursjamsu Nasution (1921-1955) Pandai Besi Tempa terus pandai besi, Walau dengkang-dengking laga besi dan besi Rasa ‘kan meruntuhkan atap dinding kepalamu Walau merah menyilau panas api Rasa ‘kan menghanguskan isi […]

Posted in Puisi Tagged Nursjamsu Nasution, Puisi Leave a comment

Puisi: Tinggi Hati – Nursjamsu Nasution (1921-1955)

Posted on 30 Maret 201830 Maret 2018 by Editor

Nursjamsu Nasution (1921-1955) Tinggi Hati Aku berdiri di luar dalam hujan menitik Dia duduk di dalam, rindu memandang ke luar. Aku tahu ia sunyi Dia tahu aku sepi, Aku tahu […]

Posted in Puisi Tagged Nursjamsu Nasution, Puisi Leave a comment

Puisi: Melatih Pukulan Kidal – Dody Kristianto (l. 1986)

Posted on 29 Maret 2018 by Editor

Dody Kristianto Melatih Pukulan Kidal Bukan ada sopan itu yang kamu cemaskan benar bukan tapi bagaimana yang tak imbang ini kini sejalan Selaras dalam gerak, menyatu dalam sajak hingga yang […]

Posted in Puisi Tagged dody kristianto, Puisi Leave a comment

Puisi: Cerita Semalam dari Kota Mangga – Kedung Darma Romansha (l. 1984)

Posted on 29 Maret 2018 by Editor

Kedung Darma Romansha (l. 1984) Cerita Semalam dari Kota Mangga kenangan itu runtuh dari matamu malam roboh di bahumu. sebab setiap jeluk tubuhmu memuat timbunan masa lalu. di situ kau […]

Posted in Puisi Tagged kedung darma romansha, Puisi Leave a comment

Puisi: Mayat Sepi – Raedu Basha(l. 1988)

Posted on 28 Maret 2018 by Editor

Raedu Basha(l. 1988) Mayat Sepi 1 aku bukan dia yang mati di dalam pembakaran tapi aku mayat di dalam sepi menanggung berat kesunyian dan pahala pada sebuah diam jika waktu […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Raedu Basha Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Alfiyan Harfi Amir Hamzah Andy Sri Wahyudi Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo Husain Landitjing J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan M. Balfas Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,025)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani