• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Author: Editor

Puisi: Ada Anak Lelaki Berbaring di Tepi Kali – M Saribi Afn

Posted on 13 Maret 2017 by Editor

M Saribi Afn Ada anak lelaki berbaring di tepi kali matanya menatap ke arah matahari tanpa mengejap dan rambutnya tercelup basah lumpur kali membasuh tak sudah-sudah Penduduk kampung merubung membuat […]

Posted in Puisi Tagged M Saribi Afn, Puisi Leave a comment

Puisi: Rangka – M. Yoesmanam

Posted on 13 Maret 201713 Maret 2017 by Editor

M. Yoesmanam adalah ini hari masih pagi bila suit kereta mula dan hati berhenti mimpi lalu aku bangun bangkit berdiri adalah nasib kucanda selama pada teratak persada yang hampir pergi […]

Posted in Puisi Tagged M. Yoesmanam, Puisi Leave a comment

Puisi: Jejak Malam – Edy A Effendi

Posted on 13 Maret 201713 Maret 2017 by Editor

Edy A Effendi Jejak malam. Malam berjejak. Aku luruh dalam auman lukamu. Auman cinta yang tak bertepi, tak berperi. Cinta yang kau tanam di gang sempit itu, tumbuh subur jadi […]

Posted in Puisi Tagged Edy A Effendi, Puisi Leave a comment

Puisi: Sri Poestaka dan Pandji Poestaka Terbit di Balai Poestaka (1923) – Adenin

Posted on 12 Maret 201712 Maret 2017 by Editor

Adenin Sri Poestaka hamba maklumkan, Elok isinya, patut dipujikan, Ramai abonne memeringankan, Isinya ilmu sudah dipaparkan. Pandji Poestaka pula disertakan, Umur usianya Allah lanjutkan, Subur hidupnya langganan doakan, Tambah bertambah […]

Posted in Puisi Tagged Adenin, Puisi Leave a comment

Puisi: Rakyat – Hartojo Andangdjaja (1930-1990)

Posted on 12 Maret 2017 by Editor

Hartojo Andangdjaja (1930-1990) Rakyat adalah kita jutaan tangan yang mengayun dalam kerja di bumi di tanah tercinta jutaan tangan mengayun bersama membuka hutan lalang jadi ladangladang berbunga mengepulkan asap dari […]

Posted in Puisi Tagged hartojo andangdjaja, Puisi Leave a comment

Puisi: Pemburu – Hartojo Andangdjaja (1930-1990)

Posted on 12 Maret 201712 Maret 2017 by Editor

Hartojo Andangdjaja (1930-1990) Seperti katamu kita pemburu menapak di perbukitan di bawah menggelombang kemilau hutan dengus kijang harum bau musang menusuk rangsang dan di jauhan burung-burung berkejaran kita berjalan dan […]

Posted in Puisi Tagged hartojo andangdjaja, Puisi Leave a comment

Puisi: Nasib Bangsakoe Perempoean di Atjeh (1928) – Chairoemi binti M. Hoesain

Posted on 12 Maret 201712 Maret 2017 by Editor

Chairoemi binti M. Hoesain 1. Lamalah sudah diangan-angan, Di dalam kalbu atau timbangan, Hendak menjelma ke “Pandji” jambangan, Inilah baru ada lapangan. 2. Adapun akan kedatangan beta, Dari Tjalang suatu […]

Posted in Puisi Tagged Puisi Leave a comment

Puisi: Jagung Tumbuh di Hatimu – Ujianto Sadewa

Posted on 11 Maret 2017 by Editor

Ujianto Sadewa Dengar sedepa pintu gerbong menendang-nendang kepalamu yang berlubang. Sama saja. Seperti jerit megapon yang meledak di tanganmu. Kabarnya, sebutir jagung yang kau tanam itu telah tumbuh setinggi anak […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Ujianto Sadewa Leave a comment

Puisi: Manuskrip Lelaki Penyuka Wortel – Al-Fian Dippahatang (l. 1994)

Posted on 11 Maret 201714 Juni 2018 by Editor

Al-Fian Dippahatang (l. 1994) Manuskrip Lelaki Penyuka Wortel Lelaki yang pernah membuatmu mabuk perasaan, kini jatuh bangun mengejarmu kembali. Lantaran engkau tak bisa mengelak, terlanjur mencintaiku yang jelas-jelas memiliki kelainan […]

Posted in Puisi Tagged Al-Fian Dippahatang, Puisi

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani
  • Esai: Perahu sebagai Tamsil Tubuh, dari Fansuri hingga Rengganis
  • Puisi: Ngagel – Mardi Luhung (l. 1965)

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Amir Hamzah Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Djajanto Supra Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad H. Amang Rahman Jubair Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan Mawie Ananta Jonie Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono setia naka andrian Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani