YAYASAN HARI PUISI INDONESIA menyelenggarakan SAYEMBARA BUKU PUISI ANUGERAH HARI PUISI 2017 Persyaratan: 1. Terbuka bagi para penyair Indonesia yang tinggal di dalam dan di luar negeri. 2. Mengumpulkan kumpulan […]
Author: Editor
Puisi: Perjalanan ke Akhirat – Sapardi Djoko Damono
Sapardi Djoko Damono : Raja Ali Haji Perjalanan ke akhirat jangan dibebani dendam kesumat – langkahmu nanti tersendat. Tentu ada penjaga gapura yang barangkalai bertanya, “Mau ke mana, Saudara?” Kau […]
Puisi: Sayang – Sutardji Calzoum Bachri
Sutardji Calzoum Bachri untuk Ginsberg diamlah sayang biarkan aku dekat padamu diamlah sayang biarkan aku rapat padamu diamlah sayang biarkan aku merangkulmu diamlah sayang biarkan aku mengusap mengelusmu diamlah […]
Puisi: Rumah di Kebun Bambu – Dahta Gautama
Dahta Gautama Rumah itu dibangun di pinggir kali di sebuah kampung. Semenjak merasa ujur diputuskannya untuk tinggal di situ. pekarangan ditanaminya bambu ada juga bunga-bunga, bonsai dan lima batang kelapa […]
Puisi: Amin – Sutardji Calzoum Bachri
Sutardji Calzoum Bachri tuhan beri aku tuhan (bagaimana tuhan mau beri tuhan kalau tuhan tak punya tuhan?) tuhan beri ya-Ku tuhan 1975 Sumber: Dokumentasi Sastra H.B. Jassin (1976)
Puisi: Anakku Memelihara Angsa – Dahta Gautama
Dahta Gautama “Apa yang kau sembunyikan di dekapanmu, anakku?” “Bukan, apa-apa ayah. cuma kupu-kupu besar. ia memiliki sayap berwarna putih, matanya ungu dan bisa terbang. Bibi, memintaku memeliharanya di halaman […]
Puisi: Rumah Bertangga Lumut – Irman Syah
Irman Syah naiklah tegurmu saat aku ragu memilih langkah angin berdesir di hutan jiwa, musim menguak pelan di bibirmu bunga mekar dan kubayangkan kumbang-kumbang hinggap lagi menitipkan padamu rembang sore […]
Puisi: Selesai – Toeti Heraty (1933-2021)
Toeti Heraty (1933-2021) Selesai suatu saat toh harus ditinggalkandunia yang itu-itu juga– api petualangan cinta telah pudar –bayang-bayang dalam mimpi, senyum tanpa penyesalan kinibeberapa peristiwa, tinggakan asap urai ditelan awan […]
Puisi: Siklus – Toeti Heraty (1933 – 2021)
Toeti Heraty (1933 – 2021) Siklus sejenak pun tak akan kubiarkan hiruk-pikuk pikir dan getir merasuki hati hutan belalang yang tak terseberangi lagi karena kau telah resmi minta diri resmi […]
