• Mata Puisi
  • Vlog Juru Baca
  • Arsip Horison 1966 – 1990
Antologi Hari Puisi

Menu

Skip to content
  • Beranda
    • Esai
    • Buku
    • Puisi
    • Penyair
    • Wawancara
  • Antologi Tumbuh
  • Situs Bagus
  • Daftar (sementara) Penyair

Author: Editor

Puisi: Tempias – Ibrahim Sattah (1945-1988)

Posted on 1 Januari 2017 by Editor

Ibrahim Sattah (1945-1988) Teringat cerita cok-cok kelupit tulang daing* Menghitung hitung jari sepuluh Diluar tempias sampai ke lasa** Alangkah sukanya masa kanak alangkah riuh Di laman pun jadi asal dapat […]

Posted in Puisi Tagged Ibrahim Sattah, Puisi Leave a comment

Puisi: Piknik 55 – Wing Kardjo Wangsaatmadja (1937-2002)

Posted on 31 Desember 201610 Januari 2017 by Editor

Wing Kardjo Wangsaatmadja (1937-2002) Kereta terakhir menderit di ujung stasiun.  Telah habis hari ini perjalanan bersama, senja di balik bukit- bukit kelabu.  Telah lalu umur hari, satu dari panjangnya rasa. […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Wing Kardjo Wangsaatmadja Leave a comment

Puisi: Waktu – Wing Kardjo Wangsaatmadja (1937-2002)

Posted on 31 Desember 201610 Januari 2017 by Editor

Wing Kardjo Wangsaatmadja (1937-2002) 1. Aku makan waktu. Aku makan mimpi, aku makan nasi lauk-pauk basi. Minum racun buah-buahan busuk yang disisihkan Adam dan Hawa di sisi senja, Kala Tuhan […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Wing Kardjo Leave a comment

Puisi: Pernyataan – Toto Sudarto Bachtiar (1929-2007)

Posted on 31 Desember 201631 Desember 2016 by Editor

Toto Sudarto Bachtiar (1929-2007) kepada C.A. Aku makin menjauh Dari tempatmu berkata kesekian kali Laut-laut makin terbuka Di bawah langit remaja biru pengap melanda Apakah cinta tinggal cinta, kuyup Tanpa […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Toto Sudarto Bachtiar Leave a comment

Puisi: Ibukota Senja – Toto Sudarto Bachtiar (1929-2007)

Posted on 31 Desember 201631 Desember 2016 by Editor

Toto Sudarto Bachtiar (1929-2007) Penghidupan sehari-hari, kehidupan sehari-hari Antara kuli-kuli berdaki dan perempuan telanjang mandi Di sungai kesayangan, o, kota kekasih Klakson oto dan lonceng trem saing-menyaingi Udara menekan berat […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Toto Sudarto Bachtiar Leave a comment

Puisi: Ali Baba – Subagio Sastrowardoyo (1924-1995)

Posted on 31 Desember 20162 Januari 2017 by Editor

Subagio Sastrowardoyo (1924-1995) Kata-kata sajak ini: uang panas yang kucuri dari gua penuh emas tercecer dari tangan seribu jari yang mendekap ke dada deras berdebar sambil berlari sebelum raksasa Penjaga […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Subagio Sastrowardoyo Leave a comment

Puisi: Nyanyian untuk yang Dilupakan – Ramadhan KH (1927-2006)

Posted on 31 Desember 20162 Januari 2017 by Editor

Ramadhan KH (1927-2006) Tuhan yang menciptakan seni dan bumi, air dan udara dan api menciptakan semua kita yang ada, selalu hormat dan cinta padamu. Langit dan dedaunan gemelepar, bulan danbintang […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Ramadhan KH Leave a comment

Puisi: Pembakaran – Ramadhan KH (1927-2006)

Posted on 31 Desember 20162 Januari 2017 by Editor

Ramadhan KH (1927-2006) 1 Pacar! Coklat matamu subur, Coklat darah tanah Cianjur. Tapi pacar! Yang meneteskan air hujan di bawah alismu hitam, hanya kedua molek tanganmu dan aku dengan mesra […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Ramadhan KH Leave a comment

Puisi: inilah tabikku yang ditangkap senyap – Taufik Ikram Jamil

Posted on 30 Desember 2016 by Editor

Taufik Ikram Jamil engkau begitu saja bercakap-cakap denganku dalam delapanpuluh empat bahasa yang girang huruf-huruf segera melantunkan dendang irama yang dipinang kalbu dibiarkan sunyi tak alang kepalang berdepan dengan berbagai […]

Posted in Puisi Tagged Puisi, Taufik Ikram Jamil Leave a comment

Posts navigation

← Older posts
Newer posts →

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Arsip

RSS Antologi Hari Puisi

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika
  • Puisi: Apakah Air Mata Seorang Asing Cuma Air yang Mengalir Membasahi Pipi Mereka Begitu Saja? – Moch Aldy MA
  • Esai: Tugas Seorang Penyair – Hasan Aspahani
  • Esai: Perahu sebagai Tamsil Tubuh, dari Fansuri hingga Rengganis
  • Puisi: Ngagel – Mardi Luhung (l. 1965)

Tag

Abdul Hadi WM Acep Zamzam Noor Agam Wispi Agenda Amir Hamzah Anekdot Avianti Armand Ayatrohaedi Badruddin Emce bukhari aljauhari Chairil Anwar Dami N. Toda Djajanto Supra Doddi Ahmad Fauji D Zawawi Imron Esai Frans Nadjira Goenawan Mohamad H. Amang Rahman Jubair Hasan Aspahani Hasif Amini HPI2017 HR. Bandaharo J.E. Tatengkeng Korrie Layun Rampan Mawie Ananta Jonie Mh. Rustandi Kartakusuma Muhammad Yamin Nina Minareli Penyair Pranita Dewi Puisi Putu Vivi Lestari Rendra Rida K. Liamsi Rivai Apin Saini KM Sapardi Djoko Damono setia naka andrian Subagio Sastrowardoyo Sutardji Calzoum Bachri Tjak S. Parlan Toeti Heraty Trisno Sumardjo Wiji Thukul

Hari Puisi | Antologi Puisi Indonesia

Lahir seorang besar dan tenggelam beratus ribu. Keduanya harus dicatet, keduanya dapat tempat - "Catetan Th. 1946" - Chairil Anwar

Tulisan Terbaru

  • Puisi: Lawen Legespun – Junewal Muchtar (1956-2015)
  • Teks Deklarasi Hari Puisi Indonesia 26 Juli
  • Esai: Apa yang Dibaca Chairil?
  • Puisi yang Bagus (2): Yang Mengantar pada Kematangan
  • Puisi yang Bagus (1): Kemahiran Menggunakan Perangkat Puitika

Kontak Kerjasama

jurubaca@gmail.com (Email)

Kategori

  • Agenda (14)
  • Anekdot (10)
  • Apresiasi (1)
  • Buku (10)
  • Dari Kami (7)
  • Esai (136)
  • Lokomoteks (2)
  • Majas (2)
  • Penyair (13)
  • Puisi (2,026)
  • Puitika (3)
  • Wawancara (2)

Telusuri Isi

Arsip

Antologi Tumbuh

Situs ini berupaya memuat puisi Indonesia dari titik awal sejauh yang bisa kami telusuri, hingga ke titik paling mutakhir di mana kami yakin puisi tersebut telah atau akan meninggalkan jejak yang  mewakili perkembangan dan pencapaian serta memberi sumbangan yang memperkaya cara ucap dan tema dalam puisi kita.

Sejak 2016 | Dikelola oleh Hasan Aspahani