Goenawan Mohamad — untuk Rudolf Mrazek Dari jendela selnya, (kita bayangkan ini Jakarta, Februari 1965, dan ruang itu lembab, dan jendela itu rabun), ia merasa siluet pohon mengubah diri jadi […]
Author: Editor
Puisi: Menjilat Lampu – F. Rahardi
F. Rahardi lampu-lampu yang asin dan lidah-lidah yang menyala telah mulai menggaruk-garuk dirinya dengan mata yang sudah benar-benar putus asa mulut yang selama ini resmi ditempeli lidah; tidak dapat berbuat […]
Ulasan Buku: Elang di Talang Mamak, Singapura, New York, Paris, hingga Madinah
Pembacaan atas sajak-sajak Dheni Kurnia “Olang 2” Oleh Hasan Aspahani ELANG adalah satu makhluk yang menjadi simbol pada banyak kebudayaan dunia. Sosoknya hadir dalam banyak mitologi. Orang Aztec di Mexico […]
Puisi: Bambukah – F. Rahardi
F. Rahardi bambukah matamu hingga terus-terusan meruncing hingga selalu menusuk-nusuk hingga mataku kauiris-iris kaupotong- potong bambukah mulutmu bambukah hidungmu lehermu bambukah celanamu hingga kaupotong-potong hingga kaubelah-belah hingga kau- sayat-sayat tipis […]
Puisi: Bocah Pemancing Ikan – Saut Situmorang
Saut Situmorang – untuk Vasko Popa seorang bocah kecil memancing di danau dan mendapatkan bulan bulan itu lalu dipecahkannya dan keluarlah matahari karena terlalu panas matahari itu meleleh di dalam […]
Puisi: Nyanyian Kota Peradaban – Ahmadun Yosi Herfanda (l. 1958)
Ahmadun Yosi Herfanda – jakarta di kota peradaban orang-orang mencari tuhan di bar-bar dan bursa-bursa perempuan, bank-bank dan perkantoran. politikus pun mengaum: di mana tuhan di mana? birokrat menjawab sambil […]
Puisi: Obsesi Futurista – Ahmadun Yosi Herfanda (l. 1958)
Ahmadun Yosi Herfanda (l. 1958) manusia masa depan berdiri tegak di layar komputerku. di tangan kanannya jaringan internet di tangan kirinya hutan lebat menghijau rambutnya mengkilat tanpa shampo giginya kristal-kristal […]
Puisi: Aku Sih Maklum-Maklum Saja – Darmanto Jt
Darmanto Jt Kau menipuku Dalam ketakutanmu kehilangan aku Aku faham. Kau mendustaiku Dalam usahamu menyenangkan aku Aku faham. Kau diam Memandang tanganku merayap di […]
Puisi: Percakapan dengan ZI – Rida K Liamsi
Rida K Liamsi Aku memilih tidur melintasi tahun. Membiarkan suara terompet dan dentum kembang api tenggelam dalam gemuruh sakal. Aku lelap dalam desir yang selalu membuat aku tersihir. Desau yang […]
