Samadi (1918-1958)Hidup Ketika lahir disambut ebang,Ketika mati dilepas salat,Antara azan dengan sembahyang,Wahai hidup, alangkah singkat! Datang ke dunia telanjang bulat,Pulang hanya berkain kafan,Jangan ke alam hati tertambat,Alam tak dapat menolong […]
Author: Editor
Puisi: Niat Hati – Samadi (1918-1958)
Samadi (1918-1958)Niat Hati Kepada pemimpin rakyat Kalau niat telah terbuhul,Akan berkurban memimpin rakyat,Tentu tuan tidak kan mundur,Lantaran senang atau melarat. Kalau hanya senang dicita,Tidak sungguh akan berbakti,Datang senang, bangsa pun […]
Puisi: Di Tepi Danau Maninjau -Samadi (1918-1958)
Samadi (1918-1958)Di Tepi Danau Maninjau Tengah hari lepas Danau tenang membiru,Langit jilah benderang, Indah dipandang. Sawah kuning mengemas,Rimba diam menghijau, Keliling danau. Pengail gontai berkayuh,Senandung sendu membubung, Menyayat […]
Puisi: Anak Pasar – M. Balfas (1922-1975)
M. Balfas (1922-1975)Anak Pasar Gang sudah tersumbatmau terus mesti meloncatdari manusia berbondong-bondong.Rebut cepat, karcis kelas empat,kalau mau nonton lanjutan berita perang.Tapi awas, kaki jangan patah,Kau nanti nangis sendirianDi bawah telapak […]
Puisi: Pesta Kelasi – M. Balfas (1922-1975)
M. Balfas (1922-1975)Pesta Kelasi Kabut laluberhenti di muka lautMendung ini mengandung bius!Aku lari dar gunung jauhmau berlayar tidak jadisebab ombak pada mati Datang kelasitahu resia lautbahwa pesta gilatembus dinding butayang […]
Puisi: Jangan Kau Tanya -M. Balfas (1922-1975)
M. Balfas (1922-1975)Jangan Kau Tanya Aku minta jangan kau tanyaapa yang telah terjadidi suatu malam gembira,bulan yang berangkat besar pada kacasebesar bola, adalah saksiaku hanya alpa.Tapi kalau kau mau dakwa […]
Puisi: Jangan Aku Seorang – M. Balfas (1922-1975)
M. Balfas (1922-1975)Jangan Aku Seorang Kalau kau mauJangan tiup suling atau pukul tontong,tunggu, tunggu sajananti semua masuk jaringlalu tariklahseperti orang menyeret jala.Kalau kita semua sudah berantai satu,terikat oleh dosa alpa […]
Puisi: Buat Album Anak – M. Balfas (1922-1975)
M. Balfas (1922-1975)Buat Album Anak Aku tidak tahuApa masih ada juga tempatbagi kau Pat.Manusia-kapur dan batuAh, semua jadi pucat.Kau yang mau mengembaraMasuk petidikirim dari satu ke lain tempat.Rumah main di […]
Puisi: Musafir Mendaki Gunung – Samadi (1918-1958)
Samadi (1918-1958)Musafir Mendaki Gunung Jauh di tengah padang di bawah naungan pohon eru,Di mana kaki gunung turun melembah,Dan rumput gatil-gatilan menghijau sampai ke tepi rimba,Tempat air yang sejuk-sejuk,Dan angin membawa […]
