C Horo RambadetaAnak Jangan bujukBiarkanPuas tangis dengan batukDalam tidur tembang si intanTangis pantang dininaKarena berangkat dalam isakan yang hibaDan tangan-bertangan dengan bonekaBobo keduanyaSamaTak punya dosa 1964 Sumber: Horison, Oktober 1968
Author: Editor
Puisi: Yang Lain – C. Horo Rambadeta
C. Horo RambadetaYang Lain Merpati yang turun hinggapMenggoyang pucuk di tingkapMenggaris jejakTeramat panjangIalah garis silang yang pekatDarah yang dicucurkan di siniAdalah tebusan hati nurani!Inilah suaraYang lain dari ribut bencanadari roh […]
Puisi: Sifat ke-5 – Z. Pangaduan Lubis (1932-2011)
Z. Pangaduan Lubis (1937-2011)Sifat ke-5 warna batintak warna dalam birutak warna dalam ungukeratan jemarikutak menetes darahnyatempat sembunyisuara batinkuyang gugur ubannyalewat tengah malamdalam rumput lebattepi kolam mengapa pada tempat ini semuaberebut […]
Puisi: Sifat ke-3 – Z. Pangaduan Lubis (1937-2011)
Z. Pangaduan Lubis (1937-2011)Sifat ke-3 tatkala rubuhdalam gelapcermin seribu cermintak cuaca yang tahucara mengatakan dukaagar sempurnakurasa akupun tak tahu karena jauh suara angindalam rumput hilang warnajejakdesa tertinggaltak berbenah lagiserupa burung […]
Puisi: Pikiran – Z. Pangaduan Lubis (1937-2011)
Z. Pangaduan Lubis (1937-2011)Pikiran kemaren aku melintas lagidengan bimbangku yang lamatertindih cuaca kemarautempatnya entah di manaseorang penyabit rumputtengadah menghapus keringatkelihatan matanyaamat sayang pada anak-anaknamun kami tak bertegurancuma sejenak jadi lupa […]
Puisi: Di Puncak Bukit Ilalang – Nyoman Wirata (l. 1957)
Nyoman Wirata (l. 1957)Di Puncak Bukit Ilalang Angin yang berbau cendanamembikin yang di padang-ilalang itu kesurupanUpacara yang ada hanyalah upacara sepidan yang tertunduk dalam pandangan losdibangkitkan ruhnyaYa, angin berbau cendanalah […]
Puisi: Aku Memungut Bendera dan Air Mata Seekor Elang – Nyoman Wirata (l. 1957)
Nyoman Wirata (l. 1957)Aku Memungut Bendera dan Air Mata Seekor Elang Pagi ini aku memungut airmata seekor elangKukira kesedihanSebab luka mengangaTapi tak bersua di sana sebab lukaTak ada hubungannya dengan […]
Puisi: Sunyi Bukan Pengasingan – Nyoman Wirata (l. 1957)
Nyoman Wirata (l. 1957)Sunyi Bukan Pengasingan Sunyi tak memiliki tempat khususTanpa ruang tungguSeperti ruang praktik para dokterKebijakannyaTak pernah bersekutuAtau berseteruKastanya adalah melayaniMantranya suara suksmaBerkelana di sepanjang abadTanpa upacara dan perayaanPintu […]
Puisi: Sajak – Nyoman Wirata (l. 1957)
Nyoman Wirata (l. 1957)Sajak Api menyala atas Nyaladi tengah hariApi menggugah nyawayang diberiHari ini,bunga memerah atas darah yang tesirapdari nadi yang muncratAsap menggelinjang dari jiwa yang gelinjangmencebur ke dalam anginWicara […]
