Ghaida Setiana (l. 1995) Sajak Kecamatan Guruku memberi tugas untuk menulis sajak tentang kota Tapi aku hanya tahu sebuah kecamatan Yang letaknya di Priangan, negeri putri kayangan Jalannya membentuk angka […]
Author: Editor
Puisi: Misteri Buntu Poirot dan Marple – Ghaida Setiana (l. 1995)
Ghaida Setiana (l. 1995) Misteri Buntu Poirot dan Marple Untuk: Archibald Christie Kiranya begini Menjadi sukses dengan jutaan buku laris manis Menjadi kaya raya dan berlibur ke ujung dunia Berbagai […]
Puisi: Sisifus Berhenti Mendorong Batu – Raihan Robby (l. 1999)
Raihan Robby (l. 1999) Sisifus Berhenti Mendorong Batu Telah sampailah ia di batu terakhir pada puncak tertinggi di gunung neraka ia mendorong batu itu ke puncak gunung untuk menyelesaikan gunung […]
Puisi: Tersesat di Kota Tuhan – Raihan Robby (l. 1999)
Raihan Robby (1999) Tersesat di Kota Tuhan Berjalan-jalan ke kota tuhan di mana jalanan macet oleh doa-doa dan lalu lalang para pekerja yang kaya hidup berdampingan dengan pengemis yang tak […]
Puisi: Seusai Perayaan – Angga Wijaya (l. 1984)
Angga Wijaya (l. 1984) Seusai Perayaan Pesta telah usai. Simpan puja-puji yang kau terima, itu cambuk melecut kreativitas, bisa juga menjadi candu; kau menatap bayangmu sendiri dan jatuh cinta padanya. […]
Puisi: Lorong – Angga Wijaya (l. 1984)
Angga Wijaya (l. 1984) Lorong /1/ Aku datang, senantiasa. Bicara tentang hari terlewati, juga kenangan yang berlalu seperti angin. Terluka oleh waktu yang menelikung diam-diam. Nasib? Entahlah Kita adalah penulis […]
Puisi: Sayang, Mari Belanja ke Pasar 16 Ilir – T. Wijaya (l. 1970)
T. Wijaya (l. 1970) Sayang, Mari Belanja ke Pasar 16 Ilir Harga diri kita masih ada. Mari belanja ke Pasar 16 Ilir. Beli ½ kilogram ikan gabus, bungkus dengan t-shirt […]
Puisi: Indonesia – T. Wijaya (l. 1970)
T. Wijaya (l. 1970) Indonesia Aku harus percaya dan mempertahankan keluarga yang dikocok dalam sebungkus mi instan, setelah aku berkelahi dengan semua lelaki di beberapa kantor yang memberi gaji; beberapa […]
Puisi: Dari Kami – S.M. Ardan (1932-2006)
S.M. Ardan (1932-2006) Dari Kami Bendera dari sobekan hati janda dan yatim Di tiang dari tulang-tulang dilorengi-merah darah Di tiang dari tulang-tulang dilorengi-merah darah Dikibari pelepasan nyawa-nyawa harus mau rela […]
