S.M. Ardan (1932-2006) Perjalanan Aku salah satu penumpang kereta-api dari dan ke satu jurusan Seperti juga yang lain: bermata sangsi, belum punya pegangan Berasak-asakan, duduk diikat benda mati, gantungan harap […]
Author: Editor
Puisi: Dengan Dua Gadis – S.M. Ardan (1932-2006)
S.M. Ardan (1932-2006) Dengan Dua Gadis Bila aku dapat honorarium Aku ajak gadis I makan minum ke rumah makan dan atau menghirup malam Apalagi kalau cuaca baik Serta kami bicara […]
Esai: Esai tentang Esai – Arief Budiman (1941-2020)
Esai tentang Esai Oleh Arief Budiman (1941-2020) DALAM Ensiklopedi Britannica, diberikan perumusan esai sebagai berikut: “Esai adalah karangan yang sedang panjangnya, biasanya dalam bentuk prosa, yang mempersoalkan suatu persoalan secara […]
Puisi: Misalkan Kita di Sarajevo – Goenawan Mohamad (l. 1941)
Goenawan Mohamad (l. 1941) Misalkan Kita di Sarajevo Buat B.B dan kawan-kawan Misalkan kita di Sarajevo; mereka akan mengetuk dengan kanon sepucuk dan bertanya benarkah ke Sarajevo ada secelah pintu […]
Puisi: Potret Taman untuk Allen Ginsberg – Goenawan Mohamad (l. 1941)
Goenawan Mohamad (l. 1941) Potret Taman untuk Allen Ginsberg Ia menebak dari warna kulit saya dan berkata, ‘Tuan pasti dari dunia ke-3.’ Lalu ia, dari dunia pertama, mengunyah makan pagi […]
Esai: Toto Sudarto Bachtiar tentang Menulis dan Mencipta Puisi
Toto Sudarto Bachtiar tentang Menulis dan Mencipta Puisi Oleh Hasan Aspahani KITA harus mempertimbangkan kembali sumbangan dan tempat bagi Toto Sudarto Bachtiar (1929-2007) dalam sejarah sastra Indonesia. Tahun ini jika […]
Puisi: Tentang Seorang yang Terbunuh di Sekitar Hari Pemilihan Umum – Goenawan Mohamad (l. 1941)
Goenawan Mohamad (l. 1941) Tentang Seorang yang Terbunuh di Sekitar Hari Pemilihan Umum “Tuhan, berikanlah suara-Mu, kepadaku.” Seperti jadi senyap salak anjing ketika ronda menemukan mayatnya di tepi pemetang. Telungkup. […]
Esai: Apa yang Diharapkan Penulis dari Kritikus
Oleh Hasan Aspahani BUKU “Seni Mengarang” Aoh K. Hadimadja (Pustaka Jaya, 1972) membawa saya pada “The Dyer’s Hand and Other Essays” W.H. Auden (1907-1973). Buku itu pertama kali terbit pada […]
Esai: Semenakjubkan Apakah Puisi Itu, Willy?
Oleh Hasan Aspahani SEBERAPA jauhkah jarak antara Ramadhan KH (1927) dan Willy Fahmi Agista (1992)? Apa yang masih bisa menautkan “Priangan Si Jelita” (1956) dan “Mencatat Demam” (2018). Saya ingin […]
