Esai: Skandal Sulak dan Guci Pandora Sastra Kita (1) Oleh Hasan Aspahani Saya ini cuma cuwilan cemas kok Tuhan.Saya ini cuma seratus hektar surat kabaryang habis terbakar;sekeping puisi yang terpentaldilabrak […]
Esai
Esai: Plagiarius
Plagiarius Oleh Hasan Aspahani SECARA etimologi (saya mengandalkan www.etymonline.com) dalam bahasa Latin kata “plagiarius” berarti penculik, perayu, penjarah, seseorang yang menculik anak-anak atau budak milik orang lain. Makna kata asal […]
Esai: Puisi, Pemikiran dan Perasaan
Puisi: Pemikiran dan Perasaan Oleh Hasan Aspahani APA yang membuat kita tertarik masuk ke dalam puisi? Lalu asyik menelurusi lekuk liku kata-kata yang digubah oleh penyairnya? Keterharuan! Ketersentuhan emosi. Karena […]
Esai: Palestina, Puisi, dan Mahmud Darwis
Esai: Palestina, Puisi, dan Mahmud Darwis Oleh Hasan Aspahani BISAKAH puisi kini menggentarkan seorang perdana menteri? Bisa. Itu terjadi di Israel. Perdana Menteri Ehud Barak tahun 2000 lalu, menolak proposal […]
Esai: Ketidaklangsungan, Isi yang Mencari Bentuk
Kenapa Kita Menulis Puisi (7) Ketidaklangsungan, Isi yang Mencari Bentuk Oleh Hasan Aspahani PUISI adalah retorika. Adalah ungkapan diplomatis. Cara ucap yang bisa dipilih di antara berbagai cara lain. Isi […]
Esai: Harga dan Gengsi Bahasa Melayu
Kenapa Kita Menulis Puisi? (6) Harga dan Gengsi Bahasa Melayu Oleh Hasan Aspahani NAMANYA Jan Huijghen van Linschoten (1563 – 1611). Ia seorang saudagar, pedagang dan hisrorian. Pada masanya gabungan […]
Esai: Sedangkal Sepenggalian, Serba Sedikit Soal Estetika
Sedangkal Sepenggalian, Serba Sedikit Soal Estetika Esai Hasan Aspahani KEPADA kita mungkin seseorang pernah mengatakan: …wah, puisimu tak ada estetikanya sama sekali, tidak menyentuh perasaan saya. Coba bandingkan puisi Chairil, […]
Esai: Kurang Lafaznya, Banyak Maknanya
Kenapa Kita Menulis Puisi (5) Kurang Lafaznya, Banyak Maknanya Oleh Hasan Aspahani PERAN seorang penyurat atau penulis di sebuah kerajaan setara dengan panglima perang. Sebuah pemerintahan kerajaan bertahan atau dipertahankan […]
Esai: Memikirkan Bahasa dan Memelayukan Kata Asing
Kenapa Kita Menulis Puisi (4)Memikirkan Bahasa dan Memelayukan Kata Asing Oleh Hasan Aspahani SASTRA dalam bahasa kultur Melayu tumbuh serentak di ranah lisan dan tulisan. Kita pahami dulu sastra dengan […]
