Oleh Hasan Aspahani KESAKSIAN kita atas realitas selalu fragmental. Kita tak pernah bisa menyaksikan seluruh peristiwa. Ketaklengkapan itu terjadi karena kita memang tak punya kapasitas untuk itu dan kita juga […]
Puisi
Puisi: Selamat Pagi – Benni Cung
Benni Cung Selamat Pagi selamat pagi tanah garapan aku datang… undang-undang di tangan kanan selamat pagi tanah garapan kubawa berita kemenangan yang pertama tapi bukan minta-minta darah telah banyak tertumpah […]
Puisi: Selamat Tinggal Selamat Berjumpa – Benni Cung
Benni Cung Selamat Tinggal Selamat Berjumpa berhampiran dengan kereta tua brengsek menanggung derita, memintal papah kita tinggalkan semua di belakang lokomotif baja lari berlari, menyuruk kembali memanjati bukit dengan koor […]
Puisi: Namsan -Kinanthi Anggraini (l. 1989)
Kinanthi Anggraini (l. 1989) Namsan malam ini sebuah kunci kulempar di atas kota bersama lampu yang berkelip di bawah senja mereka hidup di tepian salju yang bertumpuk berongga di jaket […]
Puisi: Bunga Es – Kinanthi Anggraini (l. 1989)
Kinanthi Anggraini (l. 1989) Bunga Es melihat malaikat jibril memunguti bulu embun yang menempel di setiap kaca di sekitar wawang tidur serupa mendung yang surut bersama hujan yang enggan menundukkan […]
Puisi: Fitnah Kekasih- Ari Pahala Hutabarat (l. 1975)
Ari Pahala Hutabarat (l. 1975) Fitnah Kekasih Katamu—namaku adalah lambat langkah jam yang mengetuk-ngetuk gerbang kota saat Sang Kekasih datang dan mengalirkan air surga dari ujung jari-jarinya namun lambat langkah […]
Puisi: Kalau Ada Kisah yang Lebih Baik Saat Ini – Slamet Sukirnanto (1941-2014)
Slamet Sukirnanto Kalau Ada Kisah yang Lebih Baik Saat Ini Kalau ada kisah yang lebih baik saat ini Katakanlah, katakanlah untuk kami Hidup yang lebih berani, menghukum tirani Katakanlah, katakanlah […]
Puisi: Kedirian – A Mundjahit
A Mundjahit Kedirian selalu kucari ia, di sini bertumpuk kertas mulai busuk oleh tetes-tetes darah Kapan berjumpa? Dahagaku rindu sekali dan ragu malam-malam yang biasa kejelujuri sesuntak kenapa didekap bayangan […]
Puisi: Damai – Daelan Muhammad (l. 1942)
Daelan Muhammad (l. 1942) Damai bersyukurlah, ayah, bersyukurlah karena sapi yang kau piara telah beranak kambing telah bunting ayam menetas telur bersyukurlah, ayah, bersyukurlah karena mangga yang terkenal manis telah […]
