Lailatul Kiptiyah (l. 1975)Ke Akarpohon sebagai pengantinaku tiba padamurumah dengan pagar terbuka di sela-selanya sulur-sulur bunga rambatselentur jemari tangan ringan terulur hangatmendekap halamanmu jantung yang lapangdi mana sebatang pohon menopangperasaan-perasaan […]
Puisi
Puisi: 12 Bar Blues di D Minor (Blues Luntang-Lantung ala Bucin) – Ikhsan Risfandi Zetry Iminy
Ikhsan Risfandi Zetry Iminy 12 Bar Blues di D Minor -Blues Luntang-Lantung ala Bucin. “Barangkali aku lah pemuda dalam […]
Puisi: Palembang -Djamil Suherman (1924-1985)
Djamil Suherman (1924-1985) Palembang Kulihat kesunyian di pusat kota, manisketika halimun pagi menuruni pelabuhan kecillaut diam dalam pesona mata lelapmembayang harapan-harapan lama yang kutinggalkan Begitu jauh, manisterkubur dalam ingatan Tapi […]
Puisi: Malam Panjang – Djamil Suherman (1924-1985)
Djamil Suherman (1924-1985)Malam Panjang Masukilah malam ini hingga terbenam ke dasarnyajeritkan tangis penghabisan hingga tak lagi bergemadi timur fajar menurundan bulan sabit lelap tidur Malam ini lembutnya segala ucapanlembutnya segala […]
Puisi: Lagu Tanah Air – Djamil Suherman (1924-1985)
Djamil Suherman (1924-1985)Lagu Tanah Air I.Kami yang lahir di sini lahirlah penyair dengan cintadan harapannyaoleh air matari dan angin gunungKami yang besar di sini datanglah musafir dengan hatidan impiannyaoleh pasir […]
Puisi: Anak Hilang – Djamil Suherman (1924-1985)
Djamil Suherman (1924-1985)Anak Hilang Sudah begitu lama tak dikenalnya lagi kasih manusiasudah begitu lamabayi bayi tengkurap tak mengerti muka muka tua berpalingansebuah ratap sedih dalam bayang senja menghilang Manakah itu […]
