T.S. Pinang (l. 1971) Suburbia jantung kota kami telah meledak, melesak hingga ke ujung-ujungjemarinya. di ujung-ujung jemari kota kami itu kami menjilati remahremahdi pinggir piring-piring makan kami. berserak, bersebaran kemana-mana, […]
Puisi
Puisi: Puisi dari Warnet Bernama Dini Hari – T.S. Pinang (l. 1971)
T.S. Pinang (l. 1971)Puisi dari Warnet Bernama Dini Hari (aku dengar nirvana bersama bob marley berdebat dengan guns ‘n roses tentang siapa lebih hebat: beatles atau sheila on 7) dan […]
Puisi: Program Pembangunan: Penggalian Jalan – T.S. Pinang (l. 1971)
T.S. Pinang (l. 1971)Program Pembangunan: Penggalian Jalan maka kami mencoba ingkari setiap kali, kota kami sungguh rajinmenyakiti tubuhnya sendiri. inikah akibat diet tak sehat bertahuntahun,lalu kini panen penyakit dan organ […]
Puisi: Tuah Batu 5: Mirah Delima – T. S. Pinang (l. 1971)
T.S. Pinang (l. 1971)Tuah Batu 5: Mirah Delima kamilah merah tanah negeri nyiur berdaun matahari, fajarnya menyala semerah semangat terpahat di kristal delima. mirah rubi yang membakar hawa lapar dan […]
Puisi: Berita Akhir Tahun – H. Amang Rahman Jubir (1931-2001)
H. Amang Rahman Jubir (1931-2001)Berita Akhir Tahun Di batu-batu yang terjalKujumpa muara ajalKalau kau datang,Datanglah lewat depan,Kuucapkan ‘Salam’Lalu aku akan terbaring 1991 Sumber: Sumber: Sajak Putih (Pustaka Adiba, Surabaya; Cet. […]
Puisi: Sajak Putih – H. Amang Rahman Jubir (1931-2001)
H. Amang Rahman Jubir (1931-2001)Sajak Putih I Putih – putihkembang melati Putih – putihsetiap hati Bisakah esok pagiperang berhenti? II Ada orang menembangtentang kembang Ada orang berperangmelawan orang III Ia […]
