Prawira Tama (l. 1992)Dan Waktu pun Bersorak You never give me your money You only give me your funny paper – The Beatles Dalam lintasan kecemasanaku dan uang saling […]
Puisi
Puisi: Misteri Buntu Poirot dan Marple – Ghaida Setiana (l. 1995)
Ghaida Setiana (l. 1995) Misteri Buntu Poirot dan Marple Untuk: Archibald Christie Kiranya begini Menjadi sukses dengan jutaan buku laris manis Menjadi kaya raya dan berlibur ke ujung dunia Berbagai […]
Puisi: Sisifus Berhenti Mendorong Batu – Raihan Robby (l. 1999)
Raihan Robby (l. 1999) Sisifus Berhenti Mendorong Batu Telah sampailah ia di batu terakhir pada puncak tertinggi di gunung neraka ia mendorong batu itu ke puncak gunung untuk menyelesaikan gunung […]
Puisi: Seusai Perayaan – Angga Wijaya (l. 1984)
Angga Wijaya (l. 1984) Seusai Perayaan Pesta telah usai. Simpan puja-puji yang kau terima, itu cambuk melecut kreativitas, bisa juga menjadi candu; kau menatap bayangmu sendiri dan jatuh cinta padanya. […]
Puisi: Lorong – Angga Wijaya (l. 1984)
Angga Wijaya (l. 1984) Lorong /1/ Aku datang, senantiasa. Bicara tentang hari terlewati, juga kenangan yang berlalu seperti angin. Terluka oleh waktu yang menelikung diam-diam. Nasib? Entahlah Kita adalah penulis […]
Puisi: Sayang, Mari Belanja ke Pasar 16 Ilir – T. Wijaya (l. 1970)
T. Wijaya (l. 1970) Sayang, Mari Belanja ke Pasar 16 Ilir Harga diri kita masih ada. Mari belanja ke Pasar 16 Ilir. Beli ½ kilogram ikan gabus, bungkus dengan t-shirt […]
