T. Wijaya (l. 1970) Indonesia Aku harus percaya dan mempertahankan keluarga yang dikocok dalam sebungkus mi instan, setelah aku berkelahi dengan semua lelaki di beberapa kantor yang memberi gaji; beberapa […]
Puisi
Puisi: Dari Kami – S.M. Ardan (1932-2006)
S.M. Ardan (1932-2006) Dari Kami Bendera dari sobekan hati janda dan yatim Di tiang dari tulang-tulang dilorengi-merah darah Di tiang dari tulang-tulang dilorengi-merah darah Dikibari pelepasan nyawa-nyawa harus mau rela […]
Puisi: Perjalanan – S.M. Ardan (1932-2006)
S.M. Ardan (1932-2006) Perjalanan Aku salah satu penumpang kereta-api dari dan ke satu jurusan Seperti juga yang lain: bermata sangsi, belum punya pegangan Berasak-asakan, duduk diikat benda mati, gantungan harap […]
Puisi: Dengan Dua Gadis – S.M. Ardan (1932-2006)
S.M. Ardan (1932-2006) Dengan Dua Gadis Bila aku dapat honorarium Aku ajak gadis I makan minum ke rumah makan dan atau menghirup malam Apalagi kalau cuaca baik Serta kami bicara […]
Puisi: Misalkan Kita di Sarajevo – Goenawan Mohamad (l. 1941)
Goenawan Mohamad (l. 1941) Misalkan Kita di Sarajevo Buat B.B dan kawan-kawan Misalkan kita di Sarajevo; mereka akan mengetuk dengan kanon sepucuk dan bertanya benarkah ke Sarajevo ada secelah pintu […]
Puisi: Potret Taman untuk Allen Ginsberg – Goenawan Mohamad (l. 1941)
Goenawan Mohamad (l. 1941) Potret Taman untuk Allen Ginsberg Ia menebak dari warna kulit saya dan berkata, ‘Tuan pasti dari dunia ke-3.’ Lalu ia, dari dunia pertama, mengunyah makan pagi […]
